Link Banner

METROPOLITAN – 260 orang yang berasal dari 13 kelurahan se-Kabupaten Bogor mendapatkan pelatihan untuk menjadi relawan Siaga Bencana Berbasis Masyarakat (SIBAT) PMI Kabupaten Bogor. Acara yang berlangsung sejak Selasa hingga Jumat (10-13/4) itu, dilaksanakan di aula Kantor UPT Pendidikan dan Kantor Kecamatan Cibinong.

Peserta pelatihan dari masing-masing kelurahan diwakili sebanyak 20 orang. Sementara, metode pelatihan dibagi menjadi 13 kelompok dengan tiga orang fasilitator asal PMI Kabupaten Bogor.

Wakil Ketua PMI Kabupaten Bogor, Zaenal Safrudin, memaparkan bahwa materi pelatihan yang diberikan berupa kepalangmerahan, konsep pengurangan risiko bencana dan adaptasi perubahan iklim. “Kemudian meraka dikenalkan juga terkait kapasitas dan kerentanan, assesmen, mengenal bahaya, risiko dan kerentanan sistim peringatan dini berbasis masyarakat, juga mitigasi struktural dan non struktural,” paparnya kemarin.

Zaenal melanjutkan, tujuan dari pelatihan ini yaitu meningkatkan kapasitas relawan SIBAT dalam pengetahuan, sikap dan keterampilan secara terintegrasi di dalam lingkungan tempat tinggalnya di kelurahan masing-masing. “Semoga, SIBAT dapat lebih memperkuat keberadaan lembaga dimasyarakat yang konsen terhadap dampak lingkungan. Terutama yang diakibatkan ancaman sampah sehingga berdampak banjir, dan longsor,” katanya.

Dengan dimilikinya SIBAT, sambungnya, setiap kelurahan lebih memiliki inovasi dan kreasi untuk pengembangan kapasitas masyarakat.

Pelatihan SIBAT dibuka Wakil Ketua PMI Kabupaten Bogor dan dihadir para pengurus PMI Kabupaten Bogor, Camat Cibinong, Lurah se-Kecamatan Cibinong, Danramil, Kapolsek, PMI Kecamatan Cibinong serta Kepala Markas PMI Kabupaten Bogor.

(*/yos/a/ram)

Link Banner

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here