News, Sport and Lifestyle

PNS Bogor Jadi Buronan BNNK

Badan Narkotika Kabupaten (BNNK) Bogor memburu Pegawai Negeri Sipil (PNS) AG yang ditangkap saat nyabu bareng istri S dan teman wanitanya Z pertengahan Maret lalu. Ketiganya kabur dan sudah ditetapkan masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).

Ketiganya diciduk BNNK Bogor karena kepemilikan narkoba berjenis sabu pada 16 Maret 2018 lalu di rumahnya di Kecamatan Cibinong. Dianggap kooperatif dan bersedia menunjukkan rumah bandar sabu, mereka dilepaskan BNNK. Namun, bukannya menuju bandar narkoba tersebut, ketiganya malah menghilang sampai sekarang.

Kepala BNNK Bogor Budi Nugraha mengatakan, tiga pengguna sabu tersebut menghilang pasca diberikan kesempatan pihaknya untuk memberikan informasi keberadaan suplier yang lebih besar. Sebelum menghilang, ketiganya yakni AG, S dan Z sempat di lakukan tes urine dan hasilnya positif. Untuk penyelidikan lebih lajut dalam pengungkapan jaringan narkoba, bisa saja dilepaskan jika orang tersebut koperatif dan alamatnya jelas, apalagi AG sendiri berstatus PNS Kabupaten Bogor.

Sejak menghilang, BNNK Bogor sempat mendatangi kediamannya, namun sudah kosong dan menyita satu kendaraan roda empat milik AG. Menurut keterangan saksi, ketiganya pergi ke Sukabumi, namun keberadaannya tidak diketemukan. “Hingga kini mereka tak kembali. Bukan berarti kecolongan, untuk kepentingan penyelidikan hal tersebut bisa dilakukan,”ujarnya.

Tidak hanya menyantroni rumah AG, sambung Budi, secara kelembagaan BNNK Bogor telah tiga kali melayangkan surat kepada pimpinan di Kepala Kantor Agraria dan Tata Ruang (ATR)/Badan Pertahanan Nasional (BPN) Kabupaten Bogor tempat AG bekerja. Sayangnya instansi AG bekerja tidak kooperatif dan terkesan masa bodoh. “Kita sudah tiga kali mengirimkan surat tapi tidak ada jawaban apapun dari BPN Kabupaten (tempat AG bekerja),”katanya.

Nugraha menambahkan, untuk menjadikan ketiganya sebagai tersangka harus melalui pemeriksaan lebih lanjut, saat ini ketiganya masih bersetatus calon tersangka. Hingga kini pihaknya masih melakukan pencarian terhadap AG, S, dan Z. “Masyarakat yang mengetahui keberadaan ketiganya, bisa langsung menghubungi pihak BBNK Bogor,” pungkasnya.

(ads)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *