METROPOLITAN – Sebagai ajang mempererat tali persaudaraan di dunia pencak silat, Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) gelar Koordinasi Nasional 2018 di Asrama Haji Donohudan Boyolali, Jawa Tengah, akhir pekan kemarin.

Ketua Umum Pusat PSHT Muhammad Taufiq mengatakan, selain pemantapan dan mempertajam program kerja internal PSHT, kegitan itu juga diisi pembekalan dan pengarahan dari beberapa pihak kementerian yang memang kompeten di bidangnya.

“Acara ini juga diisi Kemenko Polhukam, Kemhan, Panglima TNI, Kapolri dan Kemenpora untuk memberi pembekalan dan pengarahan terkait tahun politik dan stabilitas nasional kepada seluruh jajaran pengurus cabang seluruh Indonesia,” kata Taufik.

Disinggung soal target dalam Asian Games 2018, Taufik mengaku bakal menjadikan momen tersebut sebagai ajang menunjukkan kepada dunia internasional, pencak silat dengan segala keunikan yang dimiliki merupakan produk original dari budaya adiluhung bangsa Indonesia.

Ketua Empat PSHT Bidang Pengabdian Masyarakat Subono Widoyoko berharap dengan terselenggaranya kegiatan tersebut, PSHT harus mampu meningkatkan produktivitasnya serta memberi manfaat dan maslahat bagi kejayaan NKRI.

“Bela negara, pemberantasan narkoba, penanggulangan bencana, pembinaan prestasi pencak silat dan contra terorisme, harus menjadi bagian inheren PSHT agar semakin kontributif bagi kemakmuran bangsa,” pungkas pria yang juga Ketua Umum Ikatan Pencak Silat Seluruh Indonesia Kota Bogor.

(ogi/b/suf/run)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here