News, Sport and Lifestyle

Remaja Cigudeg Terserang Tumor Ganas

CIGUDEG – Miris memang, begitulah yang dirasakan Amanah (40) Warga Kampung Leuwihium RT 02/08, Desa Argapura Kecamatan Cigudeg ini, tidak bisa berbuat apa-apa setelah anak tercintanya, yang pertama di vonis mengidap penyakit tumor ganas, menggerogoti sejak lahir hingga beranjak dewasa. Hanya pasrah, pada sang maha kuasa atas apa yang ia terima.

“Muhamad Nahya (17) sudah 4 hari di bawa ke RS Fatmawati Jakarta. Namun setelah diketahui mengidap penyakit tumor sudah sejak lahir, ibunya Nahya juga tidak bisa berbicara dan menjelaskan. Jadi kalau ada tamu yang datang ke sini saya yang suka menjelaskan,” ujar Su’anah salah satu bibi Nahya kepada Metropolitan, kemarin.

Su’anah mengatakan, awalnya hanya bintik kecil, namun terus menurus bintikan itu menjadi besar yang hampir menyerupai kepala. Sebelumnya, memang mau dioperasi tapi Nahya ketakutan dan langsung shock. Tapi untuk kali ini ia hanya pasrah karena tumornya itu semakin besar, bahkan di kepalanya juga ada dua titik.

“Karna ibunya Nahya tidak bisa ngomong jadi saya mewakilinya hanya bisa pasrah dan berdoa, semoga ada keajaiban. Bapaknya Nahya hanya sebagai pengerajin sapu, penghasilannya pun dua minggu hanya 150 ribu,” ungkapnya sembari mengusap air mata.

Di tempat yang sama salah seorang Ketua RW 08 Enday Hidayat mengatakan warga RW 08 bernama Nahya yang mengidap penyakit sudah di tangani oleh RS Fatmawati. Namun untuk menjalankan operasi pada tanggal 15 mendatang, itupun kalau kondisinya normal.

“Tumor itu ada dua titik di kepalanya, yang satu mungkin bisa dioperasi, yang satu lagi belum terdetiksi oleh medis. Infonya yang saya dapat kalau tidak bisa yaa mau tidak mau katanya harus di bawa keluar negeri ke RRC,” pungkasnya.

Sementara itu Camat Cigudeg Acep Sajiddin, mengaku setelah dapat kabar adanya warga yang mengidap penyakit itu. Dirinya langsung mengirim tim kader kesehatan untuk melihat langsung ke lokasi dan hingga saat ini selalu mendampingi anak tersebut.

“Kita sudah mendampingi warga yang mengidap penyakit tumor itu. Jadi hari inipun saya sudah menyuruh dua orang kader kesehatan untuk stanby di RS Fatmawati,” ujarnya.

(mul/c/sal)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *