Ada cerita tersendiri dibalik kampanye calon Wakil Wali Kota Bogor nomor urut tiga Dedie A Rachim di Pilwalkot Bogor 2018. Dalam sehari, pendamping Bima Arya ini bisa berganti pakaian bergerilya hingga tiga kali. Ganti kostum tergantung dari banyaknya undangan atau acara yang harus dihadirinya. Menurutnya intensitas kegiatan dalam sehari bisa mencapai tujuh sampai delapan kegiatan.

Menurut Dedie, ia memiliki tujuh potong baju untuk kampanye. Terdiri dari, dua kaos berwarna hitam dan putih serta lima buah kemeja corak kotak-kotak berwarna hitam putih. “Jadi baju kampanye ini yang saya gunakan untuk menghadiri acara santai atau formil,” ucap Dedie.

Soal corak hitam putih, Dedie menjelaskan, bahwa itu merupakan gambaran tentang adanya ketegasan. Lalu, karena paslon Badra didukung oleh tujuh partai, maka pihaknya tidak memilih satu warna dari partai pendukung, melainkan sepakat memakai warna hitam putih. “Point khususnya (corak hitam putih) untuk kepraktisan, agar masyarakat bisa memperoleh sendiri dengan mudah di pasar atau toko-toko terdekat,” imbuhnya.

Kemudian, ditambahkan Dedie, untuk lambang bintang mempunyai arti Pancasila. Ditambah, referensi dari lima partai pengusung yakni Partai Golkar, PAN, Partai Demokrat, Partai Hanura dan Partai NasDem. “Design dimodif sedemikian rupa agar unik dan jadinya seperti logo sheriff (polisi). Mengalami perubahan sampai empat kali,” tutup Dedie.

(rez/dik/c)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here