Polres Bogor bersama Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten, TNI, dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) berupaya memutus peredaran minuman keras (miras) di Kabupaten Bogor. Sejak 5 April, sudah ada 10.654 botol miras yang dirampas, 212 jeriken tuak dan 869 liter ciu yang dibungkus plastik.

Sebagian besar botol miras didapat dari gudang miras yang berkedok sebagai toko kelontong yang berada di Jalan Raya Bogor, Kelurahan Pabuaran, Kecamatan Cibinong. Pemilik gudang berhasil mengelabuo petugas lantaran ribuan botol miras yang disimpan di kardus dan dibungkus plastik hitam. Kasat Narkoba Polres Bogor AKP Andri Alam mengatakan, razia miras guna mencegah terjadinya tidak kriminalitas dan angka kematian akibat miras oplosan. “Razia skala besar ini bertujuan untuk mencegah meningkatnya kejahatan dan korban tewas akibat minuman keras oplosan yang telah terjadi di beberapa daerah seperti di Bandung dan Sukabumi beberapa waktu lalu,”ujarnya.

Ia menambahkan, dari beberapa lokasi yang dilakukan razia Polres Bogor berhasil mengamankan 5.107 botol miras berbagai jenis dan 58 jerigen dengan ukuran 30 liter jenis ciu. Termasuk, gudang miras yang berkamuflase sebagai toko kelontong yang berada di Jalan Raya Bogor Kelurahan Pabuaran Kecamatan Cibinong menyimpan ribuan botol miras yang di simpan di dalam kardus dan dibungkus plastik berwarna hitam. Sejak 5 April 2018 hingga kemarin, Polres Bogor berhasil mengamankan 10.654 botol minuman keras berbagai jenis peserta 212 jerigen jenis tuak dan 869 litter dalam kemasan plastik jenis Ciu.

Dengan diadakannya razia miras, Andri berharap meminimalisir tingkat kejahatan jelang Ramadan. Polres Bogor dan seluruh polsek di wilayah hukum Kabupaten Bogor masih akan terus dilaksanakan secara masif guna mengantisipasi penyalahgunaan miras oplosan. Selain melakukan tindakan tegas, polisi juga melakukan tindakan pencegahan dengan mengimbau bahaya narkoba miras dan minuman oplosan di tiap desa oleh babinkamtibmas. “Satuan reserse narkoba Polres Bogor juga melakukan upaya memasukkan materi tentang bahaya narkoba dan miras dalam kurikulum pendidikan siswa di Kabupaten Bogor,”tukasnya.

(ads/c/els)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here