Tampung Aspirasi Warga Lewat Imah Badra

by -

Tak selamanya dukungan warga terhadap calon kepala daerah (cakada) harus diberikan setelah ada pemberian yang diberikan pasangan calon (paslon) tertentu. Seperti yang dilakukan Ela, warga Kampung Sindangrasa, Kecamatan Bogor Timur. Ela secara tulus mendukung pasangan Bima Arya dan Dedie A Rachim di pilwalkot Bogor 2018.

Ketulusan ditunjukan Ela dengan membiarkan kediamannya menjadi Imah Balabadra. Imah Balabadra ini difungsikan sebagai rumah tempat berkumpulnya para relawan serta tempat penyebaran informasi yang berkaitan dengan program-program yang akan direalisasikan paslon Badra di lima tahun ke depan. “Tanpa imbalan apapun, saya tulus mendukung Bima-Dedie. Terlebih empat tahun terakhir kinerja Bima Arya sudah terasa dan ada perubahan. Sehingga saya mendukung dengan tulus untuk periode selanjutnya agar apa yang belum selesai bisa dituntaskan,” kata Ela.

Jika pada umumnya posko relawan hanya didirikan di tingkat kota saja, lain halnya dengan Imah Balabadra. Hingga saat ini, tercatat ada lebih dari 200 titik Imah Balabadra yang merupakan rumah relawan di tingkat RW. “Angka itu dinamis dan terus bertambah,” kata Panglima Balabadra, Fajari Arya.

Fajari menjelaskan, Imah Balabadra merupakan rumah relawan atau simpatisan yang mendukung pasangan Bima Arya dan Dedie Rachim dalam Pilwalkot 2018. Sesuai dengan namanya, Imah Balabadra memanfaatkan rumah warga demi menyerap aspirasi di akar rumput. “Tak sekadar posko formal, sampai saat ini sudah tersebar lebih dari 200-an Imah Balabadra di tingkat RW di seluruh Kota Bogor, kami tidak menarget harus berapa, tapi sejauh ini jumlahnya terus bertambah,” bebernya.

Fajari menambahkan, pendirian Imah Balabadra ini merupakan inisiatif dari bawah ke atas, sebagai wujud partisipasi warga. “Bagi warga yang ingin rumahnya dijadikan Imah Balabadra, syaratnya cukup tulus semata-mata untuk Kota Bogor,” ujarnya.

(rez/b/ram)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *