Link Banner

TENJO – Kemacatan panjang yang disebabkan truk tronton pengangkut hasil tambang di wilayah Kecamatan Rumpin mendapatkan tanggapan dari Bupati Bogor Nurhayanti. Menurunya saat ini Pemerintah Kabupaten Bogor akan membahas masalah itu.

“Semua itu perlu solusi yang baik untuk semua pihak,” ujarnya usai resmi membuka Pasar Rakyat Tenjo di Desa Tenjo, Kecamatan Tenjo, baru-baru ini.

Yanti -sapaanya- berjanji akan melakukan evaluasi dan perlunya jalan khusus tambang untuk lalu lintas truk pengangkut bahan tambang dari Rumpin. Tapi ia mengaku tidak sesederhana itu untuk mewujudkannya, mengingat kewenangan pertambangan kini di provinsi.

“Saya di sini berikan masukan – masukan ke Provinsi Jabar, itu harus ada jalan tambang, kalau ada jalan tambang jadi semua perusahaan bisa mengakses jalan di jalur khusus tambang, “katanya.

Menurutnya dengan adanya jalan tambang, masyarakat akan tidak terganggu dengan aktivitas truk tambang seperti saat ini.

“Semua ini harus di persiapkan, itu semua tidak seperti makan cabe, sedang direncanakan dan sedang dibahas bersama, karna ini menyangkut perut,”tutur mantan Sekda Kabupaten Bogor itu.

“Jika pengangkut tambang semua berhenti nanti makin banyak pengangguran, ini harus ada solusi menguntungkan semua pihak, “imbuhnya.

Nurhayati menyampaikan, Muspika Gunungsindur juga sedang musyawarah soal jam – jam operasionalnya, “Diinginkannya, masyarakat tidak terganggu, tapi para pengusaha juga tidak terganggu, mereka juga untuk mengirim bahan bangunannya ke DKI Jakarta, untuk pembangunan di Indonesia juga, pengusahanya juga tapi harus mau diatur,”pungkasnya

(sir/b/sal)

Link Banner

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here