Link Banner

METROPOLITAN – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bogor baru saja menyelesaikan debat kandidat calon bupati dan wakil bupati Bogor 2018 perdana di Gedung Tegar Beriman, beberapa waktu lalu. Hampir dipastikan debat publik antarcabup itu hanya dilaksanakan satu kali. Selanjutnya para cabup kembali melakukan kampanye damai dan menyosialisasikan program mereka secara langsung ke masyarakat. “Debat dilaksanakan cuma sekali. Ke depan tidak ada lagi debat,” kata Komisioner KPU Kabupaten Bogor Divisi SDM dan Partisipasi Masyarakat Mustaqim.

Awalnya, Mustaqim mengatakan, sempat ada wacana debat dilakukan tiga kali. Namun karena khawatir menguras energi penyelenggara pemilu, maka depat hanya dihelat satu kali. “Ada pertimbangan bahwa cukup sekali saja. Seperti pertimbangan keamanan, anggaran dan lainnya. Ini juga cukup menyita energi karena kami harus melaksanakan tiga tahapan sekaligus. Yaitu pilbup Bogor, pilgub Jabar dan pemilu 2019. Sehingga jika dilakukan tiga kali sangat menguras energi,” ungkapnya.

Debat lalu, lanjutnya, menelan anggaran sekitar Rp1,2 miliar. Penentuan debat itu dilakukan melalui proses lelang dan dipegang Even Organizer (EO) pemenang lelang. “Sekali debat ini melalui proses lelang. Untuk pastinya di bagian pengadaan barang. Sekitar Rp1,2 M kalau nggak salah,” tandas Mustaqim.

(fin/dik/c/run)

Link Banner

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here