News, Sport and Lifestyle

Didatangkan dari Luar Bogor, Dijual Perkilo Rp 10 Ribu

Pedagang timun suri mulai muncul di sejumlah tempat menjelang Ramadan yang diperkirakan akan tiba pada Kamis (17/5/2018) mendatang. Sejumlah pedagang yang ditemui Metropolitan menyatakan, mereka sengaja menjual timun suri dalam rangka memanfaatkan momen Bulan Ramadan.

“Buat bulan puasa doang. Buat bulan puasa kadang bawa dua ton hingga tiga ton,” kata¬† Dasuki, pedagang buah, di kawasan Jalan Kemang, Kecamatan Kemang, kemarin.

Dasuki menyampaikan, timun suri yang dijajakannya didatangkan khusus dari Wilayah Kemang. Menurutnya ada juga dari luar Bogor seperti, Cirebon dan Cianjur. Setiap kilonya ia hargai Rp 10.000.

Ia juga mengatakan, tidak sulit menjual timun suri selama Bulan Ramadan. Dalam waktu dua pekan, kata Dasuki, stok dagangannya dapat ludes terjual.

“Selalu habis sebulan tiap tahun, kadang dua minggu habis-lah. Kalau habis begitu ya tambah stok lagi,” tuturnya.

Selain Dasuki ada Dahlan yang biasa berjualan kacang rebus dan memilih berjualan timun suri menyambut Ramadan.

Namun, Dahlan mengatakan, menjual timun suri tak semudah membalikkan telapak tangan. Sebab, buah tersebut dapat cepat busuk.

“Tantangannya banyak yang cepat busuk, tahannya paling cuma seminggu, yang sudah matang malah cuma dua hari. Akhirnya ya dibuang, kadang-kadang sampai dua karung,” kata pria yang berdagang di wilayah Jalan Jampang.

Setiap Ramadan, timun suri menjadi buah yang paling dicari masyarakat untuk dijadikan takjil atau minuman berbuka puasa.

(dyn/b/sal)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *