DMI Minta Masjid Hanya Untuk Tempat Ibadah

by -

MEGAMENDUNG – Dewan Masjid Indonesia (DMI) diminta berperan aktif pada pengawasan kampanye pemilu kepala daerah (Pilkada). Hal tersebut diungkapkan oleh Kepala sekertariat Panwaslu Kabupaten Bogor Tri Subianti,dihadapan 100 anggota Dewan kemakmuran masjid (DKM) se Kabupaten Bogor, kemarin.

Acara yang dihelat di Puri avia Megamendung tersebut bertujuan untuk mensosialisasikan peran para pengurus masjid dalam menyikapi kampanye. “Saat ini di kabupaten Bogor jumlah Masjid dan Mushola sebanyak 13.717 buah,sehingga sangat strategis apabila para pengurusnya ikut serta mengawasi berjalannya kampanye para pasangan calon,” ungkapnya.

Hal serupa juga dikatakan Ketua Panwaslu Kabupaten Bogor Ridwan Arifin. Sudah ada MOU antara DMI Kabupaten Bogor dan Panwaslu yang isinya adalah kesepakatan menjadikan masjid sebagai mana fungsinya dan tidak dijadikan tempat kampanye. “Ada beberapa point yang sudah disepakati,dan sudah ditandatangani oleh saya dan ketua DMI Kabupaten Bogor H.Iwan kurniawan,” paparnya.

Selain itu,lanjut dia,Panwaslu Kabupaten Bogor tidak melarang setiap paslon untuk beribadah. Semisal pada acara taraweh keliling, hal itu dipersilahkan,hanya saja sangat tidak diperkenankan untuk memakai atribut kampanye. Selain itu,tidak diperboleh untuk memberi sambutan yang sifatnya kampanye. “Kalau memang mau,jangan di masjid tapi di rumah tim sukses atau di sekitar itu,” terangnya.

(ash/b/suf)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *