Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Barat mulai mendistribusikan surat suara untuk pemilihan gubernur (pilgub) Jawa Barat. Proses pendistribusian dilakukan secara bertahap dimulai dari daerah yang paling jauh dan daerah dengan jumlah pemilih terbanyak.

Sekretaris KPU Jabar Heri Suherman mengatakan, KPU RI suda selesai melelang beberapa logistik Pilkada mulai dari surat suara, tinta, buku panduan, bilik suara hingga kota suarat. Khusus untuk surat suara, KPU sudah mulai melakukan pendistribusian.

Menurut Heri, proses pendistribusian dilakukan secara bertahap. Daerah paling jauh dan daerah dengan jumlah pemilih terbanyak menjadi prioritas terlebih dulu. Seperti Kabupaten Pangandaran, Kabupaten Ciamis, Banjar, Kabupaten dan Kota Tasik, Kuningan, Kabupaten dan Kota Cirebon, Kabupaten Garut dan Kabupaten Bogor.

“Surat suara sesuai dengan perencanaan semula, dikirim ke daerah yang jauh dulu. Jadi pertama sudah ke Pangandaran, Ciamis, Banjar, Tasik, Kuningan, Cirebon, Garut dan Kabupaten Bogor,” kata Heri.

Heri merincikan, Kabupaten Pangandaran mendapat surat suara sebanyak 319.296, Kota Banjar 147.262, Kabupaten Tasik 1.343.135, Kota Tasik 485.775, Kabupaten Kuningan 859.244, Kota Cirebon 236.485, Kabupaten Cirebon 1.678.695, Kabupaten Garut 1.848.992 dan Kabupaten Bogor 3.380.951.

Jika ditotal, kebutuhan surat suara untuk Pilgub Jabar 2018 mencapai angka 31.735.133. jumlah tersebut sesuai dengan daftar pemilih tetap (DPT) ditambah 2,63 persen kertas suara untuk masing-masing tempat pemungutan suara (TPS).

“Untuk kebutuhan logistik lainnya juga akan mulai didistribusikan ke 27 kabupaten/kota di Jabar. Yang sudah didistrubusi itu surat suara, karena surat suara kan perlu pengolahan lanjutan seperti pelipatan,” ungkpanya.

(dtk/fin/dik/c)

BACA JUGA

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here