METROPOLITAN – Memasuki bulan Ramadan, Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Pakuan menyiapkan empat mobil tangki air dan portabel tangki untuk menjangkau kebutuhan air pelanggan se-Kota Bogor. Hal itu untuk mengantisipasi kekeringan wilayah atau adanya gangguan distribusi air. Sebab, pada tiap bulan puasa biasanya ada perubahan jam puncak.

Direktur Umum (Dirut) PDAM Tirta Pakuan Deni Surya Senjaya mengatakan, biasanya distribusi air mencapai puncaknya pagi hari, pukul enam hingga delapan pagi. Serta sore hari pada jam empat hingga lima atau enam sore. “Nah di bulan puasa berubah, puncaknya pada jam dua pagi hingga jam empat atau lima subuh lah. Kalau sore relatif sama ya. Dari pengalaman yang sudah-sudah menimbulkan perubahan tekanan pada pipa sehingga terjadi kebocoran,” katanya saat ditemui Metropolitan di Instalasi Pengolahan Air (IPA) Palasari, Kecamatan Cijeruk, kemarin.

Pria yang juga Ketua Umum Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kota Bogor ini menambahkan, PDAM Tirta Pakuan juga kin mempunyai satu unit Megapure, yakni pengolaham air kecil dengan debit 2,5 liter air perdetik, yang bisa dibawa kemana-mana menggunakan mobil atau truk operasional. “Jadi saat ada yang kering, atau distibusi terganggu, alat ini bisa dipakai. Saat ini ada di Kota Batu,” imbuhnya.

Oleh karena itu, sambung dia, bidang kebocoran diminta selalu standby, sigap dan cepat merespon saat ada keluhan dari pelanggan, terlebih pada bulan Ramadan. “Antisipasi ini rutin juga, memang puasa harus diprioritaskan, karena kebutuhan pasti meningkat, kegiatan warga mandi, belum lagi acara buka bersama, atau sahur. Secara umum PDAM siap, tidak ada kendala, antisipasi berbagai resiko sudah disiapkan,” ungkapnya.

Deni menuturkan, Penambahan debit air juga terjadi di zona 3 dan 4. Sebab, dua hingga tiga bulan kebelakang ada banyak komplain. “Sampah banyak, produksi turun, otomatis distribusi berkurang. Sekarang agak stabil dengan pompa sementara dan optimalisasi IPA dekeng yang telah rampung,” tuntasnya.

(ryn/b/els)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here