METROPOLITAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor menambah jangkauan wilayah yang dinilai untuk penghargaan Bogor Kabupatenku Green and Clean 2018. Panitia penyelenggara dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Bogor menargetkan 200 peserta perwakilan dari total 40 kecamatan.

Kepala Seksi Kemitraan DLH Muji Lestari mengatakan, jumlah peserta tahun lalu sebanyak 80 kampung di wilayah Cibinong Raya saja. Banyaknya manfaat yang berlanjut setelah masyarakat mengikuti program pelestarian lingkungan tersebut menjadi alasan panitia menambah jumlah peserta tahun ini.

“Dari 80 RW atau kampung, dipilih 40 kampung ramah lingkungan yang termasuk kategori, sekarang jadi tempat kunjungan (sebagai percontohan) daerah lain,” kata Muji.

Muji mengatakan, masyarakat kampung ramah lingkungan mulai merasakan perubahan. Bahkan, lanjut dia, antara mereka terus meningkatkan programnya dengan membangun unit kegiatan masyarakat yang lebih fokus menangani permasalahan lingkungan sekitarnya. “Masyarakat mengakui sampah yang masuk ke tempat pembuangan sampah menjadi sedikit. Yang tadinya sekali mengangkut satu truk, sekarang hanya separuhnya atau satu sepertiganya,” tuturnya.

Lebih lanjut, Muji menjelaskan kriteria penilaian kampung ramah lingkungan tahun ini sama seperti sebelumnya. Yakni, penanganan sampah yang terstruktur melalui sistem bank sampah atau lainnya, melakukan konservasi seperti pembuatan biopori atau penghijauan di setiap rumah penduduk, hingga fasilitas umum.

Panitia menilai sistem sanitasi di wilayah peserta masing-masing. Penilaian mulai dari kebersihan air yang digunakan penduduk dan pengolahan air limbah yang telah digunakan. “Jadi tiga kriteria penilaian penataan lingkungan yakni konservasi, sanitasi, dan pengolahan sampah,” kata dia.

(*/mam)

BACA JUGA

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here