Link Banner

METROPOLITAN – Menjelang datangnya Ramadan, tidak aneh banyak bermunculan Pedagang Kaki Lima (PKL) musiman di beberapa titik se-Kota Bogor. Seperti di sekitar Jalan Dewi Sartika, Pasar Kebonkembang hingga di sepanjang trotoar Jalan KH Abdullah bin Nuh. Puluhan anggota Satpol PP Kota Bogor pun melakukan operasi gabungan skala kecil dengan menjaring PKL musiman dan PKL yang berjualan di trotoar jalan.

Kepala Bidang Pengendalian dan Operasional Satpol PP Kota Bogor Dimas Tiko mengatakan, operasi gabungan skala kecil ini melibatkan lintas bidang bersama Denpom, Dinas Perhubungan (Dishub) dan Poresta Bogor Kota. Tujuannya untuk normalisasi beberapa kawasan, seperti sekitaran Yasmin, Jalan MA Salmun, hingga Pasar Kebonkembang. “Guna mengantisipasi kepadatan dan peningkatan jumlah PKL musiman di beberapa titik rawan,” katanya kepada Metropolitan, kemarin.

Dari hasil penyisiran, sambung Dimas, ada beberapa barang bukti yang akhirnya dibawa dan diamankan ke Mako Satpol PP, diantaranya terpal dan tenda dagangan yang didapat di tiga lokasi tersebut. “Itu beberapa PKL musiman ya, mengisi lahan yang tadinya tidak ada PKL. Selain itu, yang di trotoar juga kami tertibkan. Beberapa ada yang kami bawa,” ucapnya.

Dimas menambahkan, sama halnya dengan pedagang petasan yang tidak luput dari penertiban. Sebab, di bulan Ramadan, jumlah pedagang petasan dan kembang api cenderung meningkat. Meski begitu, dari hasil penyisiran, pihaknya belum banyak menemui pedagang petasan dan kembang api. “Belum banyak kami temui di lapangan. Adapun beberapa pedagang yang terlihat berjualan petasan dan kembang api, di jalur yang tidak seharusnya, hanya kami dorong mundur saja,” imbuhnya.

(ryn/b/els)

Link Banner

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here