METROPOLITAN – Empat unit bangunan Pos Polisi (Pospol) masing – masing dua unit di Kecamatan Tajurhalang dan Kecamatan Bojonggede, khususnya diwilayah hukum Polresta Depok tahun ini akan mendapatkan perapian. Hal itu, diungkapkan Kepala Sub Unit Warung Nusantara (WN) 01 Kota Depok M Jarkasih, kemarin.

Informasi terhimpun, WN 88 merupakan lembaga indipenden Humas Mabes POLRI.

Lembaga ini merupakan bentukan Irjen Pol Anton Charlian sebagai dewan pembina di WN 88, dan Irjen Pol Boy Rafli Amar selaku pendiri WN 88 dan diketuai oleh Edwin Pertando.

Menurutnya, perbaikan tersebut akan dilaksanakan dua pekan menjelang perayaan Idul Fitri 1439 Hijriah.

Tujuannya, agar masyarakat lebih dekat dengan pengayom pelayan masyarakat (POLRI) ditingkat kecamatan (muspika, red). Selain itu, untuk menjaga kondusifitas dibulan suci Ramadhan tahun ini,” ujarnya Jay sapaanya- kepada Metropolitan, kemarin.

Kegiatan itu, sambungnya, dalam rangka kepedulian POLRI kepada masyarakat. “Ya, supaya warga lebih dekar dengan anggota POLRI. Selain itu menjadi fasilitator menjaga keamanan wilayah, agar tidak terjadi hal yang tak diinginkan” terangnya.

Dia mengatakan, unit yang dipimpinannya saat ini menangani pembinaan hukum kepada masyarakar khususnya diwilayah hukum Kota Depok dan sekitarnya.

Alhamdulilah, saya sudah berkecimpung dilembaga ini sudah tiga bulan terkahir dan ditunjuk langsung Dewan Pimpinan Nasional WN 88 sesuai SK 001/SK/DPN-WN-88/VI/2018 ter tanggal 19 April 2018,” paparnya.

WN 88 ini, kata Jay merupakan kepanjangan tangan dari Humas Mabes POLRI untuk menyampaikan sosial kontrol dan pembinaan hukum kepada masyarakat agar lebih cendrung menghormati kaidah hukum yang ada.

Kami memiliki fungsi membantu menjamin keberhasilan penanggulangan gangguan keamanan dalam negeri, dan mengembangkan WN 88 ditanah air. Saat ini, WN 88 sudah terbentuk di 24 Provinsi, termasuk Jawa Barat,” bebernya.

Dia menambahkan, WN 88 tersebut menyosialisasikan juga agar masyarakat patuh hukum, dan WN 88 ikut serta menegakan hukum secara profesional, objektif proposional, transparan dan akuntabel untuk menjamin kepastian hukum dan rasa keadilan dalm mengelola secara profesional dan modern diseluruh sdm POLRI.

Hal ini, guna mendukung operasional tugas PORLI dalam membangun sistem sinergi polisional interdepartemen dan lembaga internasional maupun komponen masyarakar dalam rangka membangun kemitraan dan jejaring kerja (partber cips building/networking),” pungkasnya.

(yos/b/yok)

BACA JUGA

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here