Tiga Elemen Penting Membina Pelajar

by -

METROPOLITAN – Maraknya kenakalan pelajar di Kabupaten Bogor akhir-akhir ini, membuat sejumlah praktisi pendidikan di Bumi Tegar Beriman angkat bicara. Tawuran antar sekolah, minuman keras, kasus narkoba, hingga kejahatan seksual yang dilakukan oknum pelajar merupakan sederet potret bobroknya dunia pendidikan di tanah air.

Sekretaris Satgas Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor Rony Kusmaya menuturkan, substansi pendidikan seharusnya menjadi perhatian utama pemerintah. Materi pendidikan, tenaga, metode, hingga kurikulum pendidikan, merupakan beberapa daftar yang mesti dilakukan pengkajian kembali

“Pada pelaksanannya, pendidikan selalu mengedepankan kecerdasan murid, tanpa memperhatikan, prilaku, akhlak, karek dari anak itu sendiri. Seharunya pendidikan yang baik tidak hanya menekankan pada aspek kognitif saja, seharusnya aspek afektif dan sikomotorik harus terbina,” tutur Rony kepada Metropolitan, kemarin.

Ia menjelaskan, jika melihat dari tujuan pendidikan nasional, didalamnya ada beberapa poin yang harus di fahami. Mulai dari bertaqwa kepada tuhan yang maha esa, hingga menjadikan warga negara yang bertanggung jawab.

“Beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab, itu yang harus difahami,” jelas Rony.

Ia juga memaparkan, seharusnya pendidikan itu bersifat komprehensif atau menyeluruh, yang tidak hanya mementingkan kecerdasannya saja, melainkan lebih kepada pembentukan kepribadian si anak tersebut. Pada saat ini, tujuan pendidikan nasional hanyalah sebuah konsep belaka, tapi kita tidak pernah mengkaji apa makna yang terkandung didalamnya.

Sambung Rony, guna menciptakan pendidikan yang baik masing-masing elemen pendidikan harus ikut terlibat di dalamnya. Pihak sekolah, masyarakat, dan peran orang tua, merupakan tiga kompenen penting yang sangat membantu dalam menunjang dunia pendidikan.

“Ada tiga buah faktor yang menunjang kualitas pendidikan, antara lain, keluarga, sekolah dan masyarakat,” pungkasnya.

(ogi/c/yok)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *