Tiga Mimpi Ibu Ungkap Pelaku Pembunuh Grace

by -11 views

METROPOLITAN – Misteri pembunuhan bocah lima tahun, Grace, pada Senin (30/4), akhirnya terkuak. Tiga minggu pasca ditemukannya mayat bocah dalam karung di Perumahan Bogor Asri, Blok K3, Nomor 3, polisi bisa mengungkap dalangnya. Mimpi-mimpi ibu korban, Nancy Elisa (35), berhasil membongkar jejak pelaku.

Reka ulang pembunuhan Grace digelar tertutup, Kamis (24/5) siang. Sejak pukul 11:000 WIB, polisi telah melakukan rekonstruksi detik-detik terjadinya pembunuhan bocah yang mayatnya dimasukkan karung.

TKP pun sudah disesaki warga yang ingin melihat langsung wajah pelaku yang tega membunuh putri pasangan Jemi Ananias dengan Nancy Elisa. Hingga saat polisi datang bersama pelaku, kericuhan pun terjadi.

Keluarga korban yang emosi mengamuk, mencari sosok pelaku pembunuh Grace. “Mana orangnya? Saya mau lihat wajahnya! Makan apa dia?” teriak seorang lelaki sembari menerobos mobil polisi yang membawa pelaku.

Sontak petugas pun menghadangnya hingga melesatkan tembakan ke udara untuk menenangkan keluarga korban. Pantauan Metropolitan, di lokasi terlihat Kasatreskrim Polres Bogor AKP Bimantoro menemui ibu korban untuk memberi pengertian soal rekonstruksi yang akan digelar tertutup. “Tolong kasih tahu keluarganya. Ini ranah kami. Biarkan kami bekerja. Nanti akan kami beritahukan hasilnya,” ungkap Kasatreskrim Polres Bogor Bimantoro kepada ibu korban di lokasi.

Tak lama, sosok laki-laki berkaus merah dengan kondisi wajah tertutup masker hitam keluar dari dalam mobil. Dengan pengawalan polisi, pelaku digiring menuju satu rumah yang lokasinya hanya terhalang enam rumah dari rumah korban.

Usut punya usut, pihak keluarga sudah menaruh curiga terhadap pelaku yang tak lain anak tetangganya sendiri. Kecurigaan ini berawal dari mimpi yang dialami ibu korban, Nancy. Saat proses rekonstruksi berlangsung, Nancy blak-blakan mengungkap soal nalurinya yang mengatakan bahwa RI (15) pelakunya.

Selama tiga minggu, Nancy mengaku mengalami tiga kali mimpi. Dalam mimpinya ia sempat didatangi almarhum putrinya yang mengenakan gaun pink. “Iya, saya mimpi Grace datang ke rumah. Saya lihat dia, datangnya pada malam hari,” ungkapnya

Dalam mimpinya itu, Nancy mengaku sempat bertanya-tanya kepada Grace. “Saya tanya siapa yang menyakiti Grace? Tapi Grace tidak menjawabnya. Jadi hanya sebatas melihat Grace datang saja,” tuturnya.

Selang beberapa hari, ia kembali memimpikan anaknya. Saat batinnya bertanya-tanya tentang sosok pembunuh anaknya, tiba-tiba ia memimpikan keluarga pelaku. “Saya mimpi keluarga pelaku foto bersama, ada empat orang. Jadi pelaku itu anak pertama, terus ada adiknya dan kedua orang tuanya. Tapi tiba-tiba saya lihat kok ada Grace di tengah,” bebernya.

Saat itu pula Nancy melaporkan kejadian itu kepada polisi. Sebab, sebelumnya ia juga pernah memimpikan soal sandal Grace yang berada tepat di belakang rumah terduga pelaku.

Rupanya ketika dilakukan pencarian, mimpi itu nyata. “Makanya saya ingin polisi fokus terhadap satu pelaku. Untuk itu saya beri tahu soal mimpi saya ke polisi. Dan ternyata benar saja, sekarang RI sudah ditangkap,” terangnya.

Namun, polisi enggan memberikan keterangan. Kasat Reskrim Polres Bogor AKP Bimantoro Kurniawan mengaku belum bisa memberi keterangan hasil rekonstruksi soal pembunuhan bocah enam tahun di Perumahan Bogor Asri, Kelurahan Nanggewer, Kecamatan Cibinong itu. “Nanti aja, saya tidak bisa ngasih keterangan,” ujar Bimantoro.

Sebelumnya, Senin (30/4) pukul 10:00 WIB, Grace masih terlihat bermain. Bahkan, korban sempat pulang ke rumah memberi kembalian dari uang jajan ke ibunya. Namun setelah pukul 12:00 WIB, Grace tak kunjung pulang hingga keluarga kebingungan mencari.

Grace akhirnya ditemukan pada Selasa (1/5) pukul 01:50 WIB dengan kondisi tragis, tewas dalam karung.

(mul/c/feb/run)