Link Banner

CITEUREUP – Agen bus antar kota antar propinsi (AKAP) yang berada di seputaran wilayah Citeureup mulai dipenuhi penumpang yang akan mudik. Bus yang mengantar para pemudik menuju jawa tengah dan sekitarnya.

Satio (37) dan keluarganya berencana memudik ke kampung halamanya ke Wonosobo, Jawa-Tengah. Ia mengungkapkan jika tidak ada kendala maka dirinya akan tiba di kampungnya esok sore.

” Kalau gak macet 12 jam sampai Wonosobo. Tapi kalau lebaran pas hari puncak, bisa 24 jam. Pernah saya juga mengalami 48 jam di perjalanan,” ungkapnya.

Dalam perjalanan mudik kali ini ia  memperrsiapkan bekal lebih banyak supaya lebih gampang. Kalau macet pas di tempat yang jauh dari tempat istirahat dirinya dapat menikmati bekalnya.

“Bekal saya perbanyak selain beli di jalan mahal, kalau macet saya sudah punya persiapan bekal,” tuturnya.

Sementara menurutnya kalau harga tiket sama seperti tahun lalu tidak ada peningkatan.

Sementara hal senada juga diungkapkan Parmin (50) pemudik yang akan pulang ke Slawi. Ia sebelunya sudah membeli tiket jauh jauh hari.

” Beli tiketnya sudah jauh jauh hari mas, kalau beli sekarang ndak kebagian. Saya berharap di hari -3 ini tidak macet sehingga perjalanan mudiknya lancar dan lebih cepat sampai di tujuan,” terangnya

Sementara pengelola agen Bus, Jimin (40). mengatakan bahwa kenaikan harga tiket bus pasca lebaran tidak mengurangi peminat yang menaiki armada bus yang dikelolanya.

” Yang beli di sini sudah langganan tiap tahunya mas, jadi gak kaget penumpangnya. Agen tiket  bus yang saya kelola semua hanya untuk tujuan Jawa Tengah  dan sekitarnya, tidak menjual tiket untuk tujuan ke Sumatera,” pungkasnya (tri/b/sal).

Link Banner

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here