METROPOLITAN – Menjelang Asian Games 2018, pemerintah Provinsi Jawa Barat meminta agar Pemerintah Kabupaten Bogor menertibkan Pedaganag Kaki Lima (PKL) disekitar venue. Terlebih persiapan venue untuk lima cabang olahraga yang akan digelar di Jawa Barat ini pun sudah mencapai 90 persen.

Dalam kunjungannya ke Stadion Pakansari di Kabupaten Bogor, Plt Gubernur Jabar Mochamad Iriawan mengatakan, Jawa Barat harus menjadi tuan rumah sejumlah pertandingan cabang olahraga dan menampilkan citra terbaiknya untuk dunia internasional, termasuk untuk ketertiban dan keindahan sekitar venue.

“Masih kami temukan sejumlah masalah menjelang penyelenggaraan, mulai dari jalan masuk sampai masalah sosial. Jangan sampai nanti ada pedagang-pedagang pakai tenda biru di sekitar venue atau pedagang asongan masuk stadion,” ujar Iriawan saat melakukan kunjungan di Stadion Pakansari, Selasa (9/7) kemarin.

Jika penyelengaraan Asian Games di Indonesia, termasuk di Jawa Barat sukses, menurut Iriawan ada kemungkinan Indonesia akan menjadi tuan rumah untuk Olimpiade. Karenanya, hal terdetail pun harus dilaksanakan dengan baik pada Asian Games ini.

Iriawan meminta jajaran TNI, Polri, dan Satpol PP, menjaga kondusivitas dan keamanan Asian Game, termasuk membebaskan lokasi dari preman, PKL, dan parkir liar. Iriawan menuturkan mengerti kebutuhan ekonomi masyarakat sekitar, namun citra Indonesia di mata internasional pun sama pentingnya.

Iriawan optimistis semua venue di Jawa Barat dapat digunakan saat Asian Games dilaksanakan Agustus 2018. Hal ini disebabkan semua venue pernah digunakan untuk PON 2016, termasuk sejumlah even nasional maupun internasional lainnya.

Semenatar itu, Bupati Bogor Nurhayanti mengatakan penertiban PKL di sekitar Stadion Pakansari telah dilakukan sejak pekan lalu, mengingat babak penyisihan cabang olah raga sepak bola Asian Games 2018 diselenggarakan 14 Agustus 2018, sebelum pembukaan Asian Games pada 18 Agusrus 2018. “Biasanya kalau malam minggu, Stadion Pakansari jadi tujuan wisata warga. Tapi karena kami akan menjadi tuan rumah, kami akan jaga betul ini bersama TNI dan Polri, sehingga H-2 14 Agustus 2018 harus clear dari PKL,” kata dia.

Untuk mengakomodasi atlet, official, sampai bobotoh-nya, kata Nurhayanti, pihaknya akan menyediakan suguhan produk unggulan sejumlah UMKM asal Bogor yang ditata apik di sekitar stadion. “Tinggal penataan supaya indah dan apik di dua venue di Kabupaten Bogor, yaitu Stadion Pakansari dan tempat untuk cabang olah raga paragliding di Puncak Mas Cisarua. Kami yakin bisa menyelesaikan detailnya,” ungkapnya. (mul/b/mam)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here