CITEREUP– Kasus pemerkosaan yang dilakukan secara bergiliran sehingga korban depresi dan meninggal dunia, mendapat sorotan dari Kementrian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P2PA) hingga Presiden Joko Widodo. Kementrian P2PA melalui Kepala Bagian Pengaduan Masyarakat Seluruh Indonesia Sudarmaji ketikamengunjungi keluarga korban mengaku, jajaranya akan terus mengawal kasus ini sampai tuntas, terlibih kasus ini telah merenggut korban jiwa.

“Semua pelaku harus dihukum dengan seberat-beratnya, hukum harus ditegakan dan pelaku harus segera diproses,” ujar Sudarmaji saat ditemui Metropolitan, kemarin.

Menurutnya, meski para keluarga pelaku telah meminta mediasi, dan keluarga korban pun telah memaafkannya, tetapi untuk proses hukum semua itu diserahkan ke pihak berwajib.

“Terkait para pelaku yang sudah ditangkap, kami akan mendorong untuk segera diproses, kepada pelaku yang belum ditangkap, kami meminta kepada polisi agar segera menangkapnya. Bu mentri sudah perintahkan saya untuk mengecek dan memantau dan mengawal kasus ini sampai tuntas, ini kejahatan serius,” bebernya.

Sudarmaji mengungkapkan, kasus ini juga telah dilaporkan ke pak presiden. Pantauan Metropolitan dilokasi, keluarga korban didatangi sejumlah orang baik dari dinas terkait ataupun para relawan yang bersimpati untuk memberikan bantuan maupun dukungan. (tri/b/yok).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here