METROPOLITAN – Festival Merah Putih kembali akan dihelat pada Agustus mendatang. Sebanyak 17845 bendera akan dipasang di berbagai titik se-Kota Bogor, untuk memeriahkan acara menyambut Hari Kemerdekaan Republik Indonesia. Dari jumlah tersebut, 4000 bendera diantaranya merupakan bendera sisa yang digunakan tahun 2017.

Ketua Panitia Festival Merah Putih 2018 Muzakkir mengatakan, pemasangan bendera-bendera dilakukan sebagai pertanda dimulainya festival, yang bakal menggelar berbagai even seperti lomba cerdas cermat, hingga sepeda santai. “Tahun ini temanya ‘Merah Putihku Satukan Kebhinekaan’. Jumlah bendera tentu melambangkan hari kemerdekaan Indonesia. Bentuk nyata mengisi kemerdekaan,” ujarnya kepada Metropolitan.

Ia mengaku, sisa bendera tahun lalu sedikitnya mengurangi jumlah dana yang harus dikeluarkan untuk mengadakan bendera. Maka, untuk tahun ini, pengamanan terhadap bendera dan umbul-umbul yang dipasang, akan lebih diperketat. “Bagus sih, artinya ada rasa memiliki sama bendera. Makin banyak sisa kan bisa digunakan lagi untuk tahun berikutnya. Pengamanan mungkin bakal lebih ketat,” kata dia.

Puncak acara sekaligus penutupan akan berlangsung di Landasan Udara Atang Sanjaya, pada 25-26 Agustus nanti, dan membutuhkan artis pendukung. Selain itu, Presiden Joko Widodo pun dijadwalkan hadir pada saat agenda di Kebun Raya Bogor. “Tapi kita belum punya nama-nama nya, tapi mudah-mudahan satu minggu kedepan kita sudah bisa mengumumkan namanya,” papar Muzakir.

Sementara itu, Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto menerangkan, Festival Merah Putih tahun ini harus bisa lebih semarak dari tahun sebelumnya. Harus betul-betul memanfaatkan media dalam menyosialisasikan acara ini, agar hasilnya maksimal. Apalagi melihat animo masyarakat pada tahun lalu, dan rencana untuk tahun ini, dirinya berharap gaungnya tidak hanya di tingkat lokal. “Mindset-nya jangan cuma lokal, ini sudah tingaktnya worldwide. Orang asing melihat, menonton. Makanya pemberitaan harus maksimal, termasuk di sosmed. Misalnya memacu likes, yang bakal sejalan nantinya soal endorsment,” ujar Bima.

Politisi PAN ini berharap, rencana panitia dengan mendatangkan artis terkemuka, tokoh nasional, bahkan dunia, bisa terlaksana. Dengan begitu, gaung acara ini bakal lebih besar dan mendunia. “Memang kan awalnya ingin masuk ke bawah, menyentuh semua kalangan. Itu bagus, tapi artinya harus juga memasarkan secara masif dan besar,” paparnya.

Di tempat yang sama, Kepala Satpol PP Kota Bogor Hery Karnadi menjelaskan, ada beberapa titik yang menjadi fokus pengamanan. Diantaranya Jalan Sudirman, sekitaran Taman Sempur dan Taman Ekspresi. Maka personel yang dikerahkan pun berbeda-beda tergantung kebutuhan di lapangan. “Tapi untuk lokasi seperti Lanus Atang Sendjaya (ATS) atau Brimob, tentu tidak membutuhkan banyak personel. Di Taman Ekspresi juga tidak akan terlalu banyak, karena agendanya hanya lomba mewarnai melukis,” ungkapnya. (ryn/b/mam)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here