METROPOLITAN – Sejumlah agenda dibahas dalam rapat persiapan Rapat Koordinasi (Rakor) Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) Tingkat Kota Bogor Tahun 2018, kemarin. Kegiatan yang dipimpin Ketua DPC Korpri Kota Bogor, Ade Sarip Hidayat berlangsung di Paseban Surawisesa, Balaikota Bogor.

Selain soal kepengurusan DPC Korpri Kota Bogor periode 2017-2022, dalam rapat itu juga dibahas mengenai perubahan struktur kelembagaan hingga program untuk jangka pendek dan jangka panjang. “Rapat hari ini intinya membahas kesiapan rakor Korpri, Senin (16/07/2018), untuk kepengurusan periode 2017-2022. Ini karena adanya perubahan struktur kelembagaan, bahwa sebelumnya KORPRI adalah organisasi terstruktur yang masuk ke dalam struktur Organisasi Perangkat Daerah (OPD),” kata Sekretaris DPC Korpri Kota Bogor, Taufik.

Sebab, seperti dikatakannya, sejak keluarnya PP Nomor 18 2016 bahwa KORPRI keluar dari struktur organisasi OPD. Sehingga, sambungnya, Korpri kembali ke organisasi. “Agenda dalam rakor itu diantaranya agenda kerja jangka pendek dan jangka menengah. Untuk jangka pendeknya seperti persiapan HUT Korpri November nanti, kemudian berbagai hal yang perlu disikapi seperti soal keanggotaan Korpri,” imbuhnya.

Untuk program jangka panjang, masih kata Taufik yang juga Kabag Adpenum Setda Kota Bogor, bahwa sesuai harapan Ketua DPC Korpri Kota Bogor yaitu terkait pengembangan usaha di internal, baik itu di bidang pendidikan, kesehatan maupun ekonomi. “Nantinya usulan itu akan disampaikan di forum rakor tersebut, agar peserta bisa melihat prospek Korpri ke depannya dan merumuskan kesepakatan bersama termasuk salah satunya adalah mengusulkan adanya perubahan pembayaran iuran anggota,” pungkasnya. (*/rez)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here