METROPOLITAN – Peningkatan infrastruktur diseluruh pelosok wilayah RT/RW menjadi fokus skala prioritas Pemerintah Desa (Pemdes) Cipinang di Kecamatan Rumpin Kabupaten Bogor. Kinerja itu, dibuktikan dengan guyubnya warga desa saat bergotong royong meralisasikan pelaksanaan pengecoran jalan desa (jaldes) di Kampung Kelapa Tiga RT02/03 sepanjang 300 meter, lebar 3meter, dan tebal 15 sentimeter.

Kepala Desa (Kades) Cipinang Madsuri mengatakan, pengerjaan betonisasi itu menggunakan Dana Desa (DD) termin I 20 persen dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2018 senilai Rp207.820.620. “Kami bersyukur berkat kekompakan warga pengerjaan ini dapat berjalan dengan baik. Sehingga, dengan layaknya akses jaldes yang bagus bisa memberikan kenyamanan kepada warga desa,” ujarnya kepada Metropolitan.

Dia melanjutkan, dari hasil kerja bakti yang berlangsung dengan baik berbuah manis lantaran, sebelumnya ruas jaldes di Cipinang rusak dan bergelombang “Kini masyarakat juga bisa merasakan atas keberhasilan Pemdes Cipinang, yang kedepannya diharapkan bisa mendongkrak perekonomian masyarakat desa yang berdosili di 41RT, 8RW , empat Kepala Dusun (Kadus, red) yang tersebar diwilayah seluas 99,625 hektare,” katanya

Pihaknya, sambung dia, akan melakukan pembangunan jalan perbatasan antara Desa Cipinang Kecamatan Rumpin dan Desa Tegal Kecamatan Cigudeg yang akan dibangun akhir 2018 mendatang, dengan panjang betonisasi 1200 meter.  “Selain itu, ruas Jalan Jati Nunggal dan Sirampog yang tembus ke Desa Sukasari akan kita tingkatkan juga kedepannya. Sementara, untuk APBN 2017 kami juga sudah merealisasikan seluruh sektor pembangunan yang tersebar diberbagai wilayah Cipinang,” bebernya lagi.

Diantaranya, peningkatan unfrastruktur tersebut berlokasi di Kampung Cimahiwal hingga Kampung Taringgul, Kampung Tegal Mangga, Kampung Gunung Cabe Atas dan Kampung Gunung Cabe Bawah serta Tegal Kiari. “Selain infrastruktur Pemdes Cipinang juga sudah membangun sarana dan prasarana (sapras) tempat ibadah, seperti musolah dan masjid,” ujarnya.

Sebelum awal Oktober 2017 lalu, pengerjaan pembangunan masjid sudah direalisasikan mulai dari Kampung Joglo, Kampung Jati Nunggal dan Kampung Tegalkiari dan lima musollah. “Jadi selain infrastruktur kami juga fokuskan sarana ibadah untuk meningkatkan ukuah iman Islam warga Desa Cipinang,” terangnya lagi.

Madsuri mengaku, selain pembangunan pihaknya akan meningkatkan sarana pendidikan. Sebab, menurut dia, pendidikan adalah hak dasar ilmu pengetahuan bagi seluruh masyarakat. “Sebab, desa adalah ujung tombak suatu pembangunan daerah, kemajuan bangsa dan negara itu berawal dari pembangunan desa,” tandasnya. (yos/b/yok).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here