METROPOLITAN – Kasus tewasnya siswi SMK Citeureup yang diduga depresi karena jadi korban pemerkosaan masih terus diusut. Dari hasil keterangan polisi sementara, remaja putri berusia 16 tahun asal Gunungputri itu mengalami depresi dan pendarahan karena dugaan pemerkosaan yang dilakukan seorang pria dan teman-temannya.

Informasi yang dihimpun, korban baru berkenalan dengan pria itu via Facebook. Pada 2 Juli, korban bertemu dengannya. Setelah pertemuan itu, diduga korban diperkosa pelaku dan rekan-rekannya. Korban pulang ke rumah dalam kondisi sakit dan akhirnya meninggal dunia. Laporan ke polisi dilakukan keluarga korban pada 4 Juli.

Kapolres Bogor, AKBP Andi M Dicky, menuturkan, kasus ini masih dalam penyelidikan polisi. “Ada dugaan kekerasan seksual,” jelasnya. Namun untuk kepastiannya, polisi masih menunggu hasil autopsi. “Kita sudah lakukan proses penyidikan, antara lain melalui autopsi, pemeriksaan saksi dan terduga pelaku,” tegasnya. Dicky menegaskan, pihak kepolisian serius memproses kasus tersebut. Penyidik juga masih melakukan penyidikan. “Nanti tunggu hasil penyidik,” pungkasnya. (km/feb/py)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here