Link Banner

 

METROPOLITAN – 11 dari 16 partai politik di Kabupaten Bogor memilih mendaftarkan Bakal Calon Anggota Legislatif (Bacaleg)-nya di hari terakhir pendaftaran, kemarin (17/7).

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bogor pun sedikit kewalahan menerima pendaftaran yang berbarengan. Ditambah, banyak persyaratan dari partai politik (parpol) yang belum lengkap sehingga cukup memakan waktu.

Ketua KPU Kabupaten Bogor Haryanto Surbakti mengungkapkan, pendaftaran hari terakhir dibuka hingga pukul 00:00. Hingga pukul 18:30 kemarin, baru delapan parpol yang sudah mendaftar. Sementara sisanya memilih mendaftar pada malam hari. Membludaknya pendaftaran dimulai sekitar pukul 15:00. Saat itu, tiga partai mendaftar secara berbarengan yaitu PDI Perjuangan, Partai Demokrat dan Partai Berkarya.

“Jadi sudah delapan parpol yang mendaftar hingga pukul 18:30. Kami menunggu hingga pukul 00:00 malam ini (17/7). Tinggal hitungan jam, mudah-mudahan sebelum jam 12 malam parpol datang ke KPU dengan berkas yang lengkap,” kata Haryanto kepada Metropolitan.

Sebab, dari parpol yang sudah mendaftar sebelumnya, ada saja dokumen pencalonan yang tidak lengkap. Sehingga, KPU mengembalikan dokumen untuk diperbaiki. Pantauan Metropolitan, perbaikan berkas yang kurang lengkap banyak dilakukan parpol di area KPU dengan membawa perangkat sendiri. Kondisi ini pun menyebabkan terhambatnya proses pendaftaran.

“Karena dari kemarin, termasuk tadi siang di hari terakhir, parpol yang datang dokumen pencalonannya banyak yang tidak lengkap dan dikembalikan untuk diperbaiki. Dokumen pencalonan itu isinya daftar bacaleg perdapil yang ditandatangani pimpinan partai, fakta integritas, daftar bacaleg keseluruhan dan anggaran dasar yang dilegalisir. Kebanyakan yang kurang lengkap di dokumen daftar bacaleg perdapil. Jadi ada yang tertukar namanya, ada juga beberapa yang belum ada foto dan harus dipasang dulu,” ungkapnya.

Ia  berharap, dokumen yang perlu diperbaiki bisa diselesaikan sebelum pukul 00:00. Sebab jika melewati, parpol dianggap tidak mendaftarkan bacalegnya. Terkait keluhan parpol yang mengaku sempat kesulitan mengakses Sistem Informasi Pencalonan (Silon), Haryanto mengaku server Silon berada di pusat. Banyaknya data yang masuk di akhir memungkinkan server sempat down.

“Semoga perbaikan selesai sebelum ditutup. Kalau server kan adanya di pusat, di KPU RI. Mungkin hari ini di hari terakhir jadi seluruh parpol di Indonesia masuk hari ini ke satu server. Padahal diumumkan sejak awal agar tidak mendaftar di akhir,” tandasnya.

Sementara itu, Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bogor Bayu Syah Johan mengaku memilih daftar terakhir sesuai instruksi dari DPP. Sebab, DPC menunggu hasil sinkronisasi komposisi bacaleg yang telah dikirim ke DPP.

“Kalau kami kan setelah diplenokan di DPC untuk komposisi bacaleg dikirim ke DPP. Nanti DPP yang menentukan soal penempatan atau yang lainnya. Kalau di sana sudah clear langsung kami daftarkan,” kata Bayu.

Senada, Ketua DPC Partai Demokrat Anton Suratto juga mengaku menunggu arahan dari pusat terkait pendaftaran. Namun di samping itu, timnya sempat kesulitan mengakses Silon sehingga menghambat pemberkasan yang akan diserahkan.

“Kami juga sempat merasakan sulit mengakses silon, tapi Alhamdulillah akhirnya selesai,” pungkas Anton usai mendaftar. (fin/b/sal)

Link Banner

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here