CISARUA – Pananganan longsor di Jalan Raya Puncak Gunung Mas dan Riung Gunung, Desa Tugu Selatan, Kabupaten Bogor dilanjutkan. Di lokasi musibah longsor yang terjadi pada 5 Februari 2018 lalu itu masih terdapat warung-warung Pedagang Kaki Lima (PKL) yang beroperasi. Kanit Satpol PP Kecamatan Cisarua, Muhtar, mengatakan bahwa pihaknya sudah melakukan sosialisasi pada Kamis (5/7) lalu agar para PKL meninggalkan dan membongkar lapak mereka sendiri.

“Karena kecamatan tak punya kewenangan untuk membongkar, makanya saya memberikan sosialisasi,” ungkap Muhtar. Muhtar menuturkan bahwa sosialisasi agar para PKL membongkar sendiri lapaknya adalah untuk keamanan bersama. Sebab lanjut dia, panangan longsor lanjutan ini juga melibatkan alat-alat berat yang cukup besar dan memakan banyak ruang. Namun jika para PKL ini masih bertahan, kata Muhtar,  pihaknya akan melakukan komunikasi terlebih dahulu. “Saya akan berupaya dikomunikasikan dulu dengan pihak mereka,” katanya lagi.

Penangan longsor lanjutan tersebut dilakukan di dua titik, yakni Gunung Mas dan Riung Gunung yang di sekitarnya ada 11 bangunan PKL yang sudah disosialisasikan untuk di bongkar. Sampai saat ini, sejumlah petugas kontruksi dari PUPR sudah melakukan penanganan longsor di titik longsor Gunung Mas dan rencananya kemudian akan dilanjut di titik longsor Riung Gunung. (tib/suf)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here