News, Sport and Lifestyle

September, Tol Bocimi Baru Aman Dilintasi

METROPOLITAN – Pasca Tol Ciawi-Cigombong sempat difungsikan sementara, Penjabat Gubernur Jabar, Mochamad Iriawan, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke proyek tersebut. Menurut Iriawan, pembangunan jalan sepanjang 15,3 kilometer itu tinggal memasuki tahap akhir. Yakni, pemasangan marka jalan, lampu, ram dan penyempurnaan lainnya.

“Tol ini bisa dipakai September 2018 dan terkoneksi dengan jalan nasional. Bisa dipakai dua bulan lagi, sehingga mempercepat waktu tempuh dari Bogor ke Sukabumi,” kata Iriawan dalam kunjungannya ke proyek tol tersebut di Cigombong, kemarin. Menurut Iriawan, pemerintah bisa memulai pembangunan tol selanjutnya, yakni dari Cigombong ke Cibadak dan berakhir di Sukabumi. Diperkirakan pembangunan sesi berikutnya selesai dua tahun lagi. “Ke Sukabumi Barat bisa dibangun dan selesai dalam waktu dua tahun. Pembebasan lahan tidak masalah, konstruksi juga bisa pas bahkan dipercepat,” ujarnya. Awalnya, sambung Iriawan, kontraktor mendapat hambatan dalam pembangunan, yakni cuaca yang sering hujan. Namun hal tersebut bisa diatasi dengan teknologi dan masalah sosial serta pembebasan lahan diatasi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor. 

Sementara dilihat dari aspek sosial, proyek jalan yang terbentang dari Ciawi hingga Sukabumi Timur rupanya berimbas pada kenaikan harga tanah. Tak tanggung-tanggung, harganya meningkat hingga 200 persen. “Kalau efek peningkatan investasi belum terlihat signifikan, tapi kalau harga tanah sudah naik 200 persen. Misal dari harga Rp300.000 per meter menjadi Rp600.000 per meter,” ujar Camat Cigombong, Basrowi.

Sekadar diketahui, pembangunan Jalan Tol Bocimi yang terbagi dalam IV seksi ini baru terlaksana hingga Cigombong. Dua tahun ke depan pemerintah pusat bakal menuntaskan pembangunan dengan rencana biaya investasi Rp15,9 triliun. (tib/feb/py)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *