Sering Datang di Mimpi Anaknya, Minta Dijemput

by -

Metropolitan – Tubuh Nining Sunarsih (52) masih terbujur lemah di rumahnya, Kampung Cibunar, Desa Gede Pangrango, Kecamatan Kadudampit, Kabupaten Sukabumi. Tatapan matanya masih kosong. Nining, wanita ajaib itu mulanya ditemukan tergelatak di bibir Pantai Citepus setelah 1,5 tahun dinyatakan hilang tenggelam.

Sejak 18 bulan silam, Nining telah dinyatakan hilang. Bahkan Tim SAR sempat menemukan jasad yang ciri-cirinya menyerupai sosok Nining. Namun, pihak keluarga tidak mengakuinya.

Hingga 1,5 tahun berlalu, paman dan anak Nining terus-terusan memimpikan sosok Nining yang minta dijemput pulang. “Nining sering datang ke mimpi saya, katanya pengin pulang. Dalam mimpi itu ia minta tolong dijemput di tempat kejadian, di mana ia dulu hilang tenggelam,” beber Jejen Suen (63), paman Nining, ditemui di rumahnya, Minggu (1/7/2018).

Jejen sempat tidak percaya dengan mimpi tersebut dan menganggapnya biasa saja. Namun, mimpi itu sering terjadi. Jejen pun menceritakannya kepada keponakan (anak Nining, red) yang ternyata mengalami hal sama.

“Nining minta dijemput pada malam minggu pukul 00:00 WIB di tempat kejadian ia tenggelam. Akhirnya saya memutuskan menjemput Nining dan mengajak anaknya,” ujarnya.

Sementara Wanda (24), anak Nining, mengatakan bahwa sebelum ditemukan hidup ia kerap memimpikan sang ibu. Dalam mimpinya Nining selalu memanggil dan ingin pulang ke rumah. “Ibu itu biasa saja, jalan-jalan dan menghampiri saya. Ia ingin pulang, ngomongnya gitu terus,” jelasnya.

Wanda terakhir memimpikan hal serupa sehari sebelum ibunya ditemukan, Jumat (29/6). “Sebelum berangkat ke sana (Pantai Citepus, red), rasanya nggak pernah merasa kehilangan ibu. Dan ternyata benar, pas nyampe di sana sekitar sepuluh menit langsung menemukan ibu,” akunya.

Anehnya, saat ditemukan, kondisi korban berbaring dengan tubuh menghadap ke darat dengan pakaian seperti yang digunakan saat tenggelam. Badannya juga penuh dengan pasir. Keluarga pun masih tidak tahu di mana Nining tinggal selama 18 bulan dinyatakan hilang.

Wallahu a’lam bishawab, ini merupakan keajaiban. Hanya Allah SWT yang mengetahui dan menghendaki. Padahal nama Nining sudah masuk daftar korban kecelakaan laut yang tewas dan jasadnya sudah ditemukan dalam buku operasi SAR kami,” tandasn Ketua Forum Koordinasi SAR Daerah (FKSD) Kabupaten Sukabumi Okih Fajri. (de/feb/run)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *