News, Sport and Lifestyle

Target Go Internasional

METROPOLITAN – Setiap musisi tentunya memiliki target dalam perjalanan karirnya. Baik itu berprestasi hingga dikenal semua kalangan. Itu pula yang dirasakan Band Metal asal Bogor, MedicaL Death. Band yang digawangi Hendra sebagai vocal, Nanda sebagai bassis, Choki sebagai gitaris, Jarbot sebagai gitaris serta Fadli sebagai drumer memiliki target berprestasi hingga mancanegara atau Go Internasional. Lantas, bagaimana kiprah perjalanan karir Band Metal ini? Berikut petikan wawancara Harian Metropolitan dengan personil MedicaL Death:

Sejak kapan band ini berdiri?

MedicaL Death mulai bediri sejak 9 Februari 2009 dengan formasi awal Gepeng sebagai vocal, Ebbe sebagai bassis, Fadli sebagai drumer serta Tommy sebagai gitaris dengan aliran musik Metalcore. Namun, posisi tersebut hanya bertahan selama tiga tahun. Selama perjalanannya, sudah berganti formasi sebanyak tiga kali dengan posisi sekarang Gepeng sebagai vocalis, Fadli sebagai drumer, Nanda sebagai bassis, Choki sebagai gitaris serta Jarbot sebagai gitaris.

Apa yang melatarbelakangi band ini berdiri?

Awal mula band ini berdiri bermula dari personil MedicaL Death pertama sedang menonton sebuah film horor. Adegan di rumah sakit persis di ranjang tidur pasien terdapat tulisan “Medical Death”. Dari situlah kita memutuskan menggunakan nama tersebut.

Selama berdiri apakah sudah ada prestasi yang bisa dibanggakan?

Selama 8 tahun berjalan, kami sudah perform diberbagai kota mulai dari Bandung, Cimahi, Jakarta, Depok dan tak lupa Bogor. Dan yang paling berkesan tentunya event besar di Kota Bandung yaitu Hellprint. Band kami terinspirasi dari beberapa band metal besar seperti Burgerkill, Aftercoma, Beside, Nectura, Inflame serta Lamb of God.

Dari awal terbentuk kami sudah memiliki 7 lagu, namun setelah 3 kali berganti formasi hanya 3 lagu yang bertahan dan Insya Allah awal tahun 2019 akan rilis mini album dengan single ‘Teriaki Setan’. Alhamdulilah lagu kami sudah pernah masuk kedalam album kompilasi Kicfest 2014 dan Bogor metalcore 2013.

Lalu, apa fokus band kalian saat ini?

Pada tahun ini kita fokus untuk garap album yang pertama dengan nama ‘Curse God’ dengan sisi 7 lagu. Materi lagu sudah siap direcord tinggal mengatur jadwal masing-masing personil. Materi lagu tidak berubah seperti 3 lagu yang sudah ada. Aliran metalcore tetap sejalan, kita mempunyai khas dalam album kali ini. Setiap lagu diisi dengan petikan. Insya Allah akan di rilis pada tahun 2019 mendatang sekaligus anniversary ke 10 tahun.

Harapan dan perubahan seperti apa yang ingin kalian lakukan dengan keberadaan band kalian?

Harapan kita untuk musik indie khususnya metal tetap terdengar dipenikmat musik, khususnya untuk semua kalangan dan tidak hanya anak muda saja. Jangan mengira band beraliran metal tidak dapat berprestasi hingga mancanegara, buktinya sudah ada band senior metal asal Ujungberung, Bandung yang sudah terjun kesana.(rez)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *