Awalnya hubungan kami sangat harmonis. Tetapi seiring waktu aku tahu ada yang tidak beres dengan hubungan ini. Aku terus dihantui perasaan tersebut. Hubungan kami selama 3,5 tahun terus diwarnai berbagai peristiwa baik yang membahagiakan maupun yang menyedihkan. Kadangkala jika perasaan bersalah itu muncul dan teramat sangat menyakitkan aku memutuskan untuk mengakhiri hubungan kami.

Tetapi takdir terus menyatukan kami dalam perbedaan prinsip yang sangat mendasar. Sampai suatu waku kami memutuskan untuk melanjutkan hubungan ini ke jenjang perkawinan. Aku hanya meyakini dia tidak akan menduakanku dengan perempuan lain. Sebab, dia tidak ingin anaknya merasakan nasib yang sepertinya.  Ya,  orang tuanya memiliki hubungan dengan perempuan lain sehingga kehidupan mereka tidak seperti kehidupan keluarga harmonis lainnya.

Dia benar-benar meyakinkan dan bersumpah sehingga itu pula yang aku pegang sebagai bukti kepercayaanku. Akhirnya saat pernikahan kami tiba, tetapi sebuah musibah datang menjelang hari pernikahan kami. Ayah mertuaku meninggal dunia tepat seminggu sebelum acara pernikahan kami.

Saat itu aku merasakan sesuautu yang sangat membuat hati ini bimbang luar bisaa, apakah ini pertanda sesuatu yang buruk akan terjadi dalam rumah tangga yang akan kami bina. Karena sejujurnya aku sering merasa ragu dengan kesetiaan orang yang akan menjadi suamiku kelak.

Ayah mertuaku merupakan orang tua yang tidak bertanggung jawab terhadap keluarganya, dia hanya senang menikah dengan perempuan muda cantik dan mengabaikan keluarganya. Aku tidak pernah menceritakan hal ini kepada orangtuaku maupun keluargaku yang lain, hanya aku seorang yang menyimpan rahasia ini.

Aku tidak tahu apakah yang akan terjadi jika kedua orang tuaku mengetahui hal yang sebenarnya dari calon menantu mereka. Saat itu aku merasa sangat sedih dan ragu dengan rencana pernikahan kami, bukan karena ada orang ketiga tetapi takut akan pengkhianatan yang akan ada dalam rumah tanggaku kelak karena calon suamiku memiliki orangtua yang seperti itu. (*)

1 COMMENT

  1. Ternyata pepatah yang menyatakan kalo buah tidak akan jatuh dari pohonnya ternyata benar, saya punya mertua tukang selingkuh dan menduakan mama mertua saya dengan menikah lagi dengan perempuan lain dan sekarang suami saya juga tidak kalah bangsatnya dia banyak main2 dengan ladies karaoke dan terakhir sempat dia peliara, benar2 terkutuk suamiku dan sekarang saya sedikit lega walaupun blom bercerai resmi tapi saya sudah berhasil mengusirnya dan memisahkan dari anak2…

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here