Link Banner

METROPOLITAN – Kapolsek Sukamakmur, Iptu Hendra Kurnia memberikan pembinaan dan penyuluhan (Binluh) di SMPN 2 Sukamakmur, belum lama ini. Binluh ini bertujuan agar para pelajar stop atau tidak melakukan tindak tawuran yang dapat meru­gikan diri sendiri maupun pihak lain.

Dalam amanatnya pada upa­cara bendera tersebut, Hendra menyatakan keprihatinan karena saat ini tawuran antar pelajar di­beberapa wilayah di Kabupaten Bogor mulai marak kembali. Pa­dahal, hal seperti ini dapat meru­gikan dirinya sendiri dan orang lain. Maka inilah peran penting orangtua dituntut untuk dapat mengarahkan dan mengingatkan anaknya jika sang anak tiba-tiba melakukan kesalahan. “Ketela­danan seorang guru juga tidak dapat dilepaskan. Guru sebagai pendidik bisa dijadikan instruktur dalam pendidikan kepribadian para siswa agar menjadi insan yang lebih baik,”

Menurutnya, untuk mengurangi tindak tawuran pelajar ini me­luas, pihaknya akan terus berupaya melakukan langkah tegas, baik itu upaya preemtif dan preventif. Salah satunya dengan mengunjungi sekolah-sekolah dan memberikan edukasi tentang bahaya tawuran, akibat tawuran serta sanksi bagi pelaku tawuran. “Ini tugas kita, tugas bersama untuk menyelamat­kan generasi emas. Kalau bukan kita siapa lagi yang peduli kepada mereka, semoga dengan upaya upaya preemtif dan preventif yang kami lakukan ini dapat memini­malisir terjadinya tawuran diwi­layah Hukum Polsek Sukamakmur,” ujarnya.(*/rez)

Link Banner

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here