METROPOLITAN – Aneh-aneh saja kondisi jalan di Kabupaten Bogor. Seperti Jalan Tegar Beriman, Kecamatan Cibinong yang ambles. Padahal jaraknya dekat dengan pusat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor. Dari empat lajur, satu lajur di jalur lambat arah ke Cibinong City Mall (CCM) mengalami penurunan hingga satu meter dengan panjang sekitar 500 meter. Titik terparah penurunan ruas jalan itu berada di halaman Kantor Dinas Kesehatan (Dinkes). Namun hingga saat ini belum ada upaya penanganan serius dari dinas terkait, Jika hal itu dibiarkan terus menurus, tentu akan berdampak bagi pengguna jalan yang setiap hari dilalui pengendara.

Pengguna jalan Andi Angga menuturkan, amblesnya Jalan Tegar Beriman sudah terjadi sejak lama, namun hingga saat ini belum ada perbaikan. Jika hal itu dibiarkan, tentu akan berdampak buruk bagi pengguna jalan. “Turunnya jalan utama cibinong dari setengah meter hingga satu meter, itu sudah lama. Mungkin turunnya ruas jalan tersebut akibat adanya seti yang berada di belakang Kantor Dinkes dan PUPR,” ucapnya.

Menanggapi hal itu, Pengamat Tata Kota Yayat Supriya     tna mengatakan, Jalan Tegar Beriman Cibinong yang menurun dari permukaan akibat tanahnya labil. Namun ada kemungikan saat dalam pengerjaan dan pengerasan tidak maksimal. Akhirnya tahun ke tahun ruas jalan tersebut menurun dari permukaan karena freukensi pengguna kendaran sangat padat. “Apalagi dibarengi dengan banyak toko dan keberadaan CCM. Tonase kendaran yang masuk itu yang pemicu utama, sehingga jalan tersebut setiap tahunnya turun. Jadi atas badan jalan situ berarti tidak maksimal saat pengerjaan dulu,’ ‘ucapnya.

Menurutnya, ada pengerjaan kontruksi yang tidak memperhatikan dinamika perkembangan kawasan. Saat dikerjakan  dulu, pekerjaa kontruksi tidak melihat maksimal saat pemadatan. Kalu tidak diperhatikan, secara jelas tentu akan berdampak buruk bagi pengguna jalan.  “Pemerintah harus segera mengambil langkah yang baik, dengan adanya ruas jalan yang penurun setiap tahunnya, jika tidak tentu akan berbahaya bagi pengguna jalan. Apalagi ruas jalan tersebut berada di pusat Pemerintah Kabupaten Bogor,”tegasnya.

Sementara itu, Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Jalan dan Jembatan wilayah 1 Cibinong PUPR Kabupaten Bogor Agus Apuy menjelaskan, soal ruas jalan yang mengalami penurunan, dulunya ruas jalan itu status jalan milik Provinsi. Namun pada 2017 ruas jalan tersebut dilimpahkan ke Kabupaten Bogor. “Sekarang saya akan melakukan upaya peningkatan ruas jalan utama Tegar Beriman. Untuk jalan yang turun memang belum diperbaiki. Karena kita akan memperbaiki ruas jalan utama atau jalan cepat,” kata Apuy saat dihubungi Metropolitan.

Apuy mengaku, penurunan Jalan Tegar Beriman d sebabkan akibat tanah yang sebelumnya saat pembangunan masih labil. Jadi, bisa kemungkinan ruas jalan tersebiut setiap tahunnya mengalami penurunan.  “Pada intinya, dengan adanya program pemeliharan. Jadi secepatnya kita akan tingkatkan untuk perawatan, jadi kedepannya baru kita akan pengerasan supaya jalan tersebut sejajar dengan yang lainnya,” ujarnya. (mul/a/els)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here