METROPOLITAN – Aksi tawuran antarpelajar di Kota Sukabumi kembali terjadi. Kali ini tawuran terjadi di Jalan RE Martadinata. Akibatnya, siswa kelas sebelas SMK Taman Siswa terpaksa mendapat perawatan intensif di RSUD R Syamsudin SH. Sebab, ia mengalami luka bacokan celurit di bagian kepala dan tangannya.

Informasi yang dihimpun, kejadian tersebut berawal dari aksi serangan pelajar tak dikenal sekitar pukul 14:30 WIB, Senin (13/8). Korban yang waktu itu hendak pulang dan naik angkot tiba-tiba diserang pelajar lainnya hingga tawuran pun terjadi. “Kata anak saya, saat kejadian berusaha melarikan diri namun terjatuh. Kepala dan tangannya dibacok para pelaku dari belakang,” ujar orang tua korban, Endad Maulana (45).

Namun nahas, karena anaknya berada paling belakang, akhirnya menjadi bulan-bulanan oknum pelajar lainnya yang menyerang secara membabi buta. Bahkan celurit yang disabetkan pun sempat menancap di bagian kepala. “Senjata pelaku bahkan sempat menancap di kepala anak saya. Namun setelah dilepas, pelaku kembali mengambil senjatanya itu dan terus-menerus membacok. Kepala anak saya harus dijahit sebanyak delapan jahitan dan lima jahitan di bagian tangan,” bebernya.

Kapolsek Cikole Kompol Musimin mengatakan, saat kejadian, anggota patroli sedang melintas hingga langsung membubarkan aksi tawuran tersebut. Pihaknya pun sempat mengejar oknum pelajar tersebut. “Kami masih menyelidiki kasus pembacokan tersebut dan orang tua korban sudah melaporkannya,” ungkapnya. (lan/ade/mam/run)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here