METROPOLITAN – Ribuan butir obat-obatan terlarang berikut barang bukti tindak pidana umum yang ditangani Kejaksaan Negeri (Ke­jari) Kota Sukabumi dimusnahkan, Kamis (9/8). Pemusnahan barang bukti itu terdiri dari 53 perkara periode Januari hingga Juli 2018. Satu di antaranya pemusnahan 6.327 butir obat-obatan terlarang.

”Tidak hanya obat-obatan terlarang, barang bukti lainnya dari kasus yang sudah ditangani juga dimusnahkan,” kata Kepala Kejari Kota Sukabumi Ganora Zarina ke­pada wartawan, kemarin.

Ganora Zarina merincikan, periode awal hingga pertenga­han tahun ini tercatat 53 perka­ra. Di antaranya 18 perkara kekerasan menggunakan sen­jata tajam dengan barang bukti 34 buah senjata tajam, kemudian penyalahgunaan narkotika jenis sabu-sabu se­banyak 15 perkara dengan ba­rang bukti 4,23 gram, penya­lahgunaan narkotika jenis ganja sebanyak sebelas perka­ra dengan barang bukti 2.318,88 gram.

”Barang bukti lainnya juga kita musnahkan. Dihadiri ja­jaran kejari dan perwakilan Muspida Kota Sukabumi itu berlangsung tepat di depan halaman kantor kejari,” jelasnya.

Ia melanjutkan, pemusnahan barang bukti itu sudah berke­kuatan hukum tetap dan pela­kunya sudah masuk ranah hukum. Pihaknya mengaku pemusnahan barang bukti ter­sebut dilakukan dua kali dalam satu tahun atau per enam bu­lan.

”Ini periode pertama. Ya jika dirupiahkan, barang bukti yang dimusnahkan bisa mencapai ratusan juta rupiah. Terutama untuk barang buk­ti narkoba sabu-sabu dan ganja,” pungkasnya. (lan/ade/yok/run)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here