Mochamad Yudha Febrian berhasil mengharumkan nama Kabupaten Bogor. Namanya masuk daftar pemain Timnas U-16 yang sukses mengantarkan Indonesia juara di Final Piala AFF saat laga di Stadion Gelora Delta Sidoarjo melawan Thailand. Yudha, sapaannya, pun jadi terkenal hingga rumahnya selalu ramai didatangi warga.

Di Kampung Citatadalam, RT 03/07, Kelurahan Ciriung, Kecamatan Cibinong, warga antusias menyambut kedatangan Yudha. Sampai-sampai halaman rumahnya penuh disesaki fansnya.

“Pas saya pulang ke rumah, ternyata warga sudah kumpul menyambut saya. Banyak yang ajak berfoto. Selain anak-anak, banyaknya juga ibu-ibu yang sengaja datang ke rumah,” aku Yudha.

Lelaki yang masih sekolah di SMA Mekanik Cibinong ini tak menyangka bahwa ia bersama timnya bisa membawa prestasi membanggakan. “Alhamdulillah punya orang-orang yang mendukung. Termasuk guru saya yang juga terus suport,” kata Yudha.

Selama ikut dalam Timnas U-16, Yudha mengaku telah mengantongi izin dari gurunya. “Dapat izin tapi tetap kalau Jumat harus masuk (sekolah, red),” ujar Yudha.

Pemuda kelahiran 13 Februari 2002 asal Cibinong, Kabupaten Bogor, itu mengaku mulai terjun ke dunia sepak bola saat masih kelas tiga SD. Yudha melatih kemampuannya di Sekolah Sepak Bola (SSB) Cibinong Poetra. Saat itu posisi Yudha justru bukan sebagai bek seperti saat membela Timnas U-16 di Piala AFF.

“Dulu saya itu kiper. Cukup lama jadi kiper, kira-kira sampai kelas satu SMP masih jadi kiper. Kemudian mencoba untuk jadi gelandang bertahan. Saya dipanggil Timnas pada 2017, setelah lulus dari seleksi,” ungkapnya.

Yudha pun mengaku tak menyangka bisa turut memperkuat skuat Timnas U-16 Indonesia hingga menjuarai ajang turnamen bergengsi se-Asia Tenggara itu. Dirinya akan terus berlatih jelang piala Asia tahun ini.

“Saya bisa mendapat kesempatan untuk bisa ikut seleksi Timnas U-16 Indonesia ketika dirinya memperkuat SSB Cibinong Poetra di Liga Kompas Gramedia pada 2017. Iya, jadi waktu itu ada pelatih Timnas nonton pertandingan Liga Kompas, kemudian saya dan beberapa pemain lain dapat kesempatan seleksi dipilih pelatih Timnas U-16,” terangnya.

Usai mengikuti seleksi tersebut, Yudha pun terpilih menjadi satu di antara pemain Timnas U-16 Indonesia. Sejumlah kompetisi pun diikutinya bersama Timnas U-16 Indonesia. Sebelum berhasil menjuarai Piala AFF U-16, Yudha juga turut merasakan menjadi juara pada Turnamen Sepak Bola Remaja JENESYS Jepang-ASEAN U-16 2018.

“Iya, jadi sebelum AFF U-16, Timnas juga sempat jadi yang pertama di turnamen yang diadakan di Jepang. Saya tengah mempersiapkan diri lagi guna mengikuti ajang kompetisi Piala AFC U-16 September 2018 mendatang. Iya, nanti sebentar lagi ada Piala AFC, targetnya tentu masuk ke skuat Timnas lagi, kemudian bisa lolos ke Piala Dunia U-17,” pungkasnya. (feb/run)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here