Peras Warga, Dua Buser Gadungan Dicokok

by -1 views

METROPOLITAN – Pemuda berinisial RA (21) nyaris men­jadi korban penyekapan dua orang anggota Buru Sergap (Buser) gadungan berinisial DI (26) dan SA (26). Kedua pelaku berniat memeras korban yang diketahui sebagai penjual obat keras jenis tramadol.

Saat itu dua orang pelaku men­datangi korban untuk membeli obat tramadol senilai Rp 30ribu. Pelaku saat itu bertemu dengan korban di Kampung Tanjungsari, Desa Sinaresmi, Kecamatan Gunungguruh, Sukabumi.­

Saat itu tanpa curiga korban memberikan 5 butir tramadol seharga Rp 30 ribu. ”Korban menyerahkan 5 butir tramadol seharga Rp 30 ribu, setelah itu kedua pelaku pergi,” kata Ka­polsek Gunungguruh, Resor Sukabumi Kota, Iptu Yudi Wa­hyudi didampingi Kanit Reskrim Ipda Sakti Alamsyah.

Sore harinya di hari yang sama sekitar pukul 17.30 WIB kedua pelaku kembali menda­tangi korban dan berniat mem­beli obat keras itu dengan jum­lah banyak. Baru saja korban mengeluarkan obat dari dalam tas, kedua pelaku langsung mengaku sebagai anggota Bu­ser kepolisian.

”Korban sempat kaget, telepon seluler miliknya dirampas pelaku. Korban kemudian di­naikan ke motor dengan alasan akan di bawa ke kantor polisi,” lanjut Yudi.

Saat dalam perjalanan, korban yang disekap kedua pelaku curiga dengan kedua pelaku lalu berusaha berontak dari atas motor. Ketika melintasi kera­maian, korban spontan berte­riak maling dan membuat kedua buser gadungan itu pa­nik hingga motor yang dike­mudikan terjatuh.

Warga yang mendengar te­riakan korban langsung men­datangi lokasi, dua pelaku kemudian babak belur diha­kimi massa. Beruntung, dua anggota patroli polisi Polsek Gunungguruh berada tidak jauh dari lokasi dan langsung menga­mankan kedua pelaku.

”Kedua buser gadungan ini kita bawa ke Polsek Gunung­guruh, begitu juga korbannya. Setelah pengembangan lebih lanjut korban juga akhirnya kita tetapkan sebagai pelaku peng­edar obat terlarang puluhan butir obat keras juga kita aman­kan,” tandas Yudi. (de/suf)

Loading...