RANCABUNGUR – Normalisasi saluran irigasi kembali dilakukan Pemerintah Kecamatan Rancabungur. Pekerjaan ini diharapkan dapat mengantisipasi banjir, akibat penumpukan sampah dan menurunnya daya tampung sungai. Normalisasi sendiri dimulai dari Irigrasi Cidepit di Desa Bantarjaya, Kecamatan Rancabungur.

Camat Rancabungur Cecep Imam mengatakan, normalisasi harus dilakukan karena sampah telah memenuhi irigrasi sehingga berdampak kepada aliran air dan bisa menyebabkan banjir.

“Saya bekerja sama dengan UPT Pengairan Wilayah III Parung, UPTD PSDA, Mupika, warga, dan UPT Kebersihan yang menyediakan kendaraan untuk mengangkut sampah itu ke galuga,” ujar Cecep saat ditemui wartawan, kemarin.

Ia menjelaskan, pengerjaan pengangkatan sampah di irigrasi cidepit dilaksanakan sampai hari (15/8). Dirinya pun mengucapkan, rasa terimakasih kepada semua pihak yang telah membantu menormalisasi saluran irigrasi ini.

“Mudah-mudahan setelah dinormalisasi aliran irigasi bisa lancar dan masyarakat diminta menjaga dengan tidak membuang sampah sembarangan,” katanya.

Sementara itu, Amin (45) warga Desa Bantarjaya menyambut baik adanya normalisasi. Saluran irigasi di kawasan ini memang sudah dangkal. Selain mengantisipasi luapan air, pengerukan juga dapat memperlancar irigasi untuk distribusi pengairan pertanian.

“Kita sudah komitmen supaya masyarakat nggak buang sampah di saluran irigasi,” tukasnya.(dyn/b/yok)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here