METROPOLITAN– Terkait dugaan adanya penyempitan aliran Sungai Cisadane Cisalopa, Ke­camatan Caringin, Kabupaten Bogor yang berbatasan dengan Kecamatan Cigombong menda­pat sorotan anggota DPRD Ka­bupaten Bogor, Slamet Mulyadi. Penyempitan Sungai Cisadane tersebut diduga akibat dampak proyek jembatan lintas truk peng­angkut pasir yang dikerjakan PT Mega Bumi Karsa (MBK).

Menurut Slamet, pihak MBK sekaligus sebagai perusahaan yang bergerak di bidang usaha penambang pasir di Desa Pasir­buncir, Kecamatan Caringin, tak boleh asal mengerjakan peker­jaan tersebut, apalagi menutup aliran sungai.

Karena itu, Slamet meminta dinas atau instansi terkait yakni UPT Pengairan Wilayah IV Ciawi segera turun meninjau ulang dan menyelesaikan permasalahan tersebut. Jika melanggar aturan, secepatnya harus ditegur dan ditindak supaya tidak bertentan­gan dengan aturan yang ada.

Terpisah, wakanit Satpol PP Kecamatan Cigombong menga­ku telah meninjau ke lokasi dan mengidentifikasikan bahwa proyek tersebut telah melanggar, karena dibangun di sepandan sungai, sehingga terjadi penyem­pitan sungai. Terpisah, pengawas UPT Peng­airan wilayah Ciawi, Dedy, ter­kesan menghindar dan sulit di­hubungi. (nto/b/suf/py)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here