Tanami Beragam Sayur dan Bunga

by -

Selain harus bersih dari Pedagang Kaki Lima (PKL), area Stadion Pakansari terus dipercantik. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor mulai menanaminya dengan berbagai jenis sayuran dan bunga. Kebera­daan area perkebunan itu membuat wajah Stadion Pakansari sedikit berbeda dengan stadion lainnya jelang digelarnya ajang Asian Games 2018.

Laporan: Mulya Diva

Kepala Bidang Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabu­paten Bogor Rudy Achdiyat mengatakan, kawasan Stadion Pakansari ini ditanami sejumlah tanaman mulai dari sayuran, buah-buahan dan bermacam jenis bunga. Jenis tanaman sayuran yang ditanam, seperti cabai, jagung, tomat, kemudian buah semangka, markisa, dan lain sebagainya ditanam di lo­kasi dekat pintu VVIP.

Pada awalnya area perkebunan di kawasan Stadion Pakansari tersebut untuk menyambut he­laran Hari Krida Pertanian (HKP) ke-46 yang telah digelar 27 Juli 2018 lalu, namun pihaknya memutuskam untuk tidak men­ghilangkan area perkebunan itu. Keberadaan area perkebunan tersebut memang memberikan kesan yang sedikit berbeda ter­hadap Stadion Pakansari. ”Kami berencana untuk merawat ta­naman tersebut sekaligus untuk menyambut helaran Asian Games 2018 yang tak lama lagi akan digelar. Iya kita rawat kebunnya, bagus kok, jadi ada kesan yang beda dengan stadion lainnya,” ujarnya.

Kepada Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan Kabupaten Bogor Nuriyanti me­nambahkan, sejumlah tanaman yang telah ditanam sejak satu bulan terakhir ini. Namun ke­beradaan jenis tanaman di area Pakansari tersebut menambah daya tarik saat berkunjung ke Stadion Pakansari. ”Bermacam jenis sayuran tersebut belum saatnya untuk di panen. Selain menambah daya tarik di pakan­sari, para tanaman tersebut un­tuk meningkatkan para petani,” ujar Nurianti saat menghadiri Festival Kopi Bogor.

Nurianti mengatakan, bahwa keberadaan area perkebunan di kawasan Stadion Pakansari ter­sebut akan tetap dijaga dan dira­wat. Karena souda berkordinadi dengan dinas terkait soal tanaman yang ada di area Stadion Pakan­sari. ”Karena dari Dispora Kabu­paten Bogor sendiri mendukung adanya keberadaan tanaman tersebut,” tandasnya. (mul/b/els)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *