Trail Adventure Merah Putih Peduli Lingkungan

by -6 views

METROPOLITAN – Ratusan peserta pecinta motor trail sejak pagi berkumpul untuk mengikuti Trail Adventure Merah Putih di Kodim 0607, Jalan RA Kosasih, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Sukabumi, Minggu (12/8).

Kegiatan bertajuk ‘Peduli Lingkungan Bersama Kodim 0607 dan Polres Sukabumi Kota’ itu menjadi ajang silaturahmi dan wahana penyaluran hobi para pecinta motor gunung. Pelepasan peserta pun langsung dilakukan Bupati Sukabumi Marwan Hamami, Dandin 0607, Kapolres Sukabumi dan unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

Marwan Hamami bersama rombongan Forkopimda pun ikut memeriahkan dengan menunggangi motor trailnya untuk menelusuri jalan yang telah disiapkan panitia penyelenggara. Agenda perjalanan pertama menuju rumah Adang (65), korban kebakaran rumah di Kampung Cimanggu, RT 05/06, Cimangkok, Sukalarang. “Hatur nuhun katampi pisan bantosanna, mudah-mudahan Allah ngabales ku amal salehna (terima kasih atas bantuannya, mudah-mudahan Allah membalas dengan amal saleh),” ujar Adang.

Rombongan tersebut kemudian melanjutkan perjalanannya menuju lokasi penanaman pohon dan penaburan bibit ikan. “Kegitan ini adalah kegiatan yang digagas kodim dan polres. Tentu ini sangat positif. Selain menyalurkan hobi masyarakat pecinta trail, kegiatan ini juga melakukan bakti sosial dengan memberi bantuan kepada korban bencana kebakaran rumah, penanaman 1.000 pohon dan peyebaran 10.000 bibit ikan,” kata Marwan.

Marwan berharap kegiatan seperti ini bukan hanya dilakukan pada even-even tertentu, namun secara rutin masyarakat mau menjaga lingkungan dengan menanam pohon serta menjaga kelestarian sungai beserta ekosistem di dalamnya.

Selain itu, Marwan mengimbau masyarakat dan pelaku usaha lainnya terus bergerak bersama-sama menjaga lingkungan dan keasrian di wilayah masing-masing agar tetap indah dan terhindar dari bencana yang ditimbulkan akibat ulah tangan manusia.

“Paling tidak ketika terjadi sesuatu, masyarakat bisa segera lapor kepada RT, RW atau kepala desa dan camat setempat. Sehingga informasi yang masuk bisa segera diantisipasi dan ditindaklanjuti Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang membidangi perkara atau kejadian tersebut,” pungkasnya. (hep/ade/mam/run)