Link Banner

METROPOLITAN – Limbah yang diduga mengalir ke Sungai Cicatih membuat geram warga Kampung Legos, RT 02/05, Desa Nyangkowek, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi. Pasalnya, dalam seminggu sudah dua kali aliran air tersebut keruh tercemar limbah pabrik. “Terkadang airnya jadi berwarna hitam kadang putih sehingga menimbulkan  bau yang tidak sedap,” kata warga sekitar, M Yunus (67), Kamis (9/8).

Ia mengaku sama sekali tak mengerti dengan kinerja dinas terkait, terutama Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sukabumi. “Ini bukti penilaian saya terhadap petugas DLH yang tidak ada kerjanya. Coba lihat air ini mengalir diduga telah tercemar dan kondisinya sudah lama terjadi tapi tidak ada tindakan atau upaya apa pun dari mereka,” kesalnya.

Yunus menjelaskan, kondisi air yang mengalir sering berubah warna itu terjadi sekitar dua kali dalam seminggunya. Diperkirakan setiap Selasa dan Kamis bisa dipastikan warna air kali ini berubah. ” Sekitar tiga minggu lalu saja ikan di kolam saya pada mati, mungkin itu akibat aliran air ini yang diduga kena limbah. Pagi ini saja saluran air dari irigasi ini saya tutup. Karena kalau airnya masuk, pasti ikan saya pada mati lagi,” keluhnya.

Yunus berharap pemerintah daerah segera menindaklanjuti adanya dugaan pencemaran lingkungan tersebut dan menindak tegas perusahaan ataupun perorangan yang membuang limbah ke Sungai Cicatih karena sangat merugikan masyarakat. (kng/ade/yok/run)

Link Banner

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here