METROPOLITAN – Demi mendapatkan kader ulama berkualitas, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Bogor menyeleksi ratusan peserta untuk mengikuti Pendidikan Kader Ulama (PKU) tahun ini di Pusat Pengembangan Islam Bogor (PPIB), Jalan Pajajaran, Kecamatan Bogor Timur, kemarin. Peserta yang lolos seleksi nantinya akan mengikuti PKU empat bulan. SEKRETARIS Komisi Dakwah MUI Kota Bogor, Hasbullah Gha­zaly, mengatakan, PKU tahun ini menjadi angkatan yang per­tama dalam kepengurusan MUI periode 2018.

Ada lebih dari 150 pendaftar mengikuti tes seleksi kualifikasi yang nantinya bakal dikerucutkan menjadi 60 hing­ga 70 orang yang diikutsertakan dalam PKU. “Hasil seleksi besok (hari ini, red) sudah ada. Nanti PKU ini akan diluncurkan Sabtu (15/9) tabligh akbar,” katanya kepada Metropolitan, kemarin.nanti di Masjid Raya sekaligus Peserta yang mengikuti se­leksi ini, sambung dia, meru­pakan utusan dari masing-masing MUI kecamatan dan Organisasi Masyarakat (Ormas) Islam se-Kota Bogor.

Lalu, ada pula utusan dari lembaga pen­didikan keagamaan pesantren dan majelis-majelis di Kota Hujan. “Kami minta untuk mengutus peserta, agar lahir banyak kader-kader ulama di Kota Bogor. Terkait dengan kader yang berwawasan, se­suai dengan kaidah-kaidah yang kami sosialisasikan dalam ma­teri seleksi,” ucapnya.

Pria yang juga mantan ketua KNPI Kota Bogor ini menam­bahkan, materi yang ada pada tahapan seleksi PKU ini terda­pat pada bidang kurikulum, yakni keislaman, kebangsaan, dan dasar-dasar hukum agama seperti Ushul Fikih. Agar nanti­nya MUI melalui PKU bisa mencetak kader-kader calon ulama di masa mendatang. “Yang tidak sekedar paham agama, tapi juga punya wawa­san kebangsaan juga global,” paparnya.

Dia berharap, agenda yang masuk program kerja MUI lima tahun kedepan ini, bisa melahi­rkan banyak angakatan, yang diselenggarakan tiap tahun. Khususnya kader utusan dari kecamatan, ormas Islam, dan lembaga pendidikan di Kota Bogor. “Seleksi ini memotivasi pada ustadz dan ustadzah yang ada di Kota Bogor, terutama yang muda-muda, untuk meningkat­kan wawasan keislamannya. Apabila tidak lolos, jangan kecil hati dan jadikan motivasi kede­pannya. Sebab, Kota Bogor dan Indonesia perlu ulama-ulama yang punya kedalaman ilmu, keluasan wawasan dan kesaba­ran yang kuat. Adanya seleksi ini melahirkan peserta yang siap ikut PKU empat bulan kedepan,” ujarnya.

Dalam seleksi kali ini, para peserta harus melewati tes ter­tulis dan wawancara. Ada be­berapa bidang, diantaranya tes membaca kitab kuning, wawa­san keislaman, tes bahasa ing­gris dan arab, serta membaca Alquran. “Ini menjadi syarat dasar bagi peserta PKU. Sebab materinya nanti akan diisi para kiai dan ulama. Baik yang biasa menjadi narasumber tingkat nasional ataupun lokal. Tesnya satu hari, besok (hari ini, red) diumumkan. Sabtu sudah launching untuk kisaran 70 peserta PKU itu,” pungkasnya. (ryn/b/els)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here