METROPOLITAN – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bogor telah merampungkan Daftar Pemilih Tetap (DPT) Hasil Penyempurnaan Pemilu 2019 pada pleno di aula KPU Kabupaten Bogor, Kamis (13/9). Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Bogor pun berkomitmen mengawal daftar pemilih ini hingga seluruh warga Kabupaten Bogor terjamin hak pilihnya.

Komisioner Bawaslu Kabupaten Bogor Burhanudin mengatakan, sebelum pleno DPT Hasil Penyempurnaan, Bawaslu sudah memberi rekomendasi ke KPU terkait potensi data ganda sebanyak 62.166 pemilih. Bawaslu ingin memastikan tidak terjadi kecurangan pemilu yang diakibatkan carut-marutnya daftar pemilih.

“Bawaslu Kabupaten Bogor akan konsisten mengawal daftar pemilih pada pemilu 2019 sampai benarbenar dipastikan seluruh warga yang telah memiliki hak pilih terjaga hak pilihnya. Selain itu agar daftar pemilih tidak diisi pemilih yang tidak memenuhi syarat sebagai pemilih, sehingga tidak terjadi kecurangan pemilu yang diakibatkan carutmarutnya DPT.

Ini komitmen kami,” kata lelaki yang akrab disapa Burhan. Menurutnya, dari hasil rekomendasi Bawaslu, indikasi DPT ganda yang dicoret KPU memang jauh labih sedikit yaitu sekitar 27.217 pemilih. Untuk itu, Burhan akan terus mencermati dan mengawal DPT tersebut karena tidak menutup kemungkinan masih ada pemilih terindikasi ganda.

“Ada sekitar 27.217 pemilih terindikasi ganda yang sudah dicoret, memang lebih sedikit dan kami akan terus mencermati dan mengawal DPT yang sudah ditetapkan. Karena tidak menutup kemungkinan ada pemilih terindikasi ganda,” terangnya. Bahkan, Burhan mengaku pihaknya akan menyisir ke lapangan untuk memastikan tidak ada indikasi DPT ganda.

Penyisiran akan dilakukan dalam waktu dekat setelah KPU memberikan salinan DPT Hasil Penyempurnaan. “Kami harus sisir ke lapangan untuk melakukan penelitian faktual sampai bisa benarbenar dipastikan tidak lagi pemilih terdaftar ganda,” tandas Burhan.

Sebelumnya, KPU Kabupaten Bogor menggelar rapat pleno terbuka DPT Hasil Penyempurnaan Pemilu 2019 bersama Bawaslu Kabupaten Bogor dan partai politik (parpol), Kamis (13/9). Hasilnya, DPT pemilu 2019 Kabupaten Bogor yang semula berjumlah 3.415.593 berkurang menjadi 3.393.956. Artinya, berkurang 21.637 pemilih hasil penyempurnaan lantaran ditemukan pemilih ganda dan penambahan pemilih baru.

Komisioner KPU Kabupaten Bogor Erik Fitriadi mengatakan, penyempurnaan DPT ini merupakan hasil rekomendasi Bawaslu dan masukan parpol terkait analisis kegandaan DPT. Dari rekomendasi yang diberikan, KPU melakukan analisis kegandaan nama, NIK, alamat hingga tanggal lahir.

Selain itu, ada juga penambahan pemilih baru. “Dari rekomedasi Bawaslu, kami analisis kegandaan nama, NIK dan tanggal lahir. Ada juga data penambahan baru, penghapusan data ganda, perbaikan elemen pemilih seperti nama, alamat dan tempat tanggal lahir, jenis kelamin hingga perbaikan pemilih TPS. Hasilnya berkurang 21.637 hasil penyempurnaan,” pungkasnya. (fin/b/sal/run)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here