METROPOLITAN – Jelang 2019 sejumlah pengusaha tengah menyiapkan modal investasi di beberapa sektor bisnis. Salah satunya bisnis online yang mendominasi tahun ini.

PENGAMAT Ekonomi dari STIE Kesatuan, Saefudin Zuhdi, menuturkan, pada 2019 bisnis properti seperti apartemen dan perumahan masih bersinar. Karena kebutuhan hunian setiap tahun selalu meningkat, sehingga bisnis properti cukup menjanjikan untuk dijalankan. “Bakal lebih banyak hunian vertikal, karena hunian tersebut tidak membutuhkan luas tanah yang banyak dibandingkan hunian horizontal atau perumahan,” ujarnya.

Banyaknya masyarakat metropolis yang memiliki aktivitas super sibuk di Jabodetabek menjadi salah satu alasan mengapa apartemen menjadi pilihan untuk menjadi hunian impian. “Mereka lebih memilih apartemen untuk menjadi huniannya. Pembangunan apartemen juga akan semakin berkembang di masa yang akan datang.

Karena untuk harganya saat ini sudah banyak yang terjangkau,” paparnya. Selain di sektor properti, pada 2019 tren bisnis kuliner juga kembali bersinar. Kebanyakan dilakukan anak muda sehingga. Begitu juga dengan bisnis online yang bakal mendominasi dunia bisnis di 2019.

Sebab, hampir semua pelaku bisnis melakukan bisnis online juga. Terlebih saat ini pengguna media sosial bertambah banyak. “Karena melakukan bisnis online ini lebih mudah, apalagi jika menggunakan media sosial tidak memerlukan modal besar juga,” kata Zuhdi.

Sementara itu, pemilik Kebicake, Anisa Triani, mengaku awal terjun ke dunia bisnis sejal kuliah semester 6 pada 2014. Kala itu Anisa hanya memiliki uang Rp40.000, dengan omset awal sekitar Rp120.000 hingga Rp200.000. Hingga akhirnya berkembang pesat dan memiliki keuntungan hingga Rp15 juta hingga Rp16 juta per bulan.

Dengan bisnis online yang digelutinya saat ini, ia membayar biaya kuliah sendiri bahkan bisa memiliki beberapa karyawan. “Aku punya beberapa orang yang suka bantu antar, bantu bikin kue. Jadi, kalau sekarang memang nggak terlalu capek banget kayak awal-awal,” tuturnya.

Penghasilan yang cukup besar itu, Anisa dapatkan berkat followers instagram @kebicake yang dimilikinya. Dengan bermodalkan 2.141 followers, Anisa bisa menjual tujuh sampai delapan kue dalam sehari. “Followers-nya kan awalnya memang sedikit, tapi semakin ke sini makin banyak. Sebenarnya diomongin dari mulut ke mulut saja. Kalau ada yang pernah pesan kue di kita, mereka terus ngasih tahu teman-temannya,” pungkasnya. (mgh/c/mam/py)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here