METROPOLITAN – UPT Pajak Daerah (PD) Gunungputri men­gundang 40 pelaku usaha baru atau wajib pajak (WP) di kantornya pada Selasa (19/8). Kegiatan ini dilakukan dengan upaya untuk menggali potensi pajak yang ada di wilayah Kecamatan Cileungsi dan Gununggputri, Kabupaten Bogor.

“Hari ini (kemarin) sesuai ren­cana kerja, kami melakukan so­sialisasi pada pelaku usaha resto­ran, hotel, parkir dan lain sebagai­nya. Dengan harapan para pelaku usaha mau menjadi wajib pajak,” kata Kepala UPT PD Gunungput­ri, Herry Gianantha.

Menurutnya, setiap tahun pasti selalu ada pelaku usaha restoran baru di dua kecamatan ini. Untuk itu, pihaknya gencar melakukan sosialisasi untuk menggali po­tensi pajak yang ada.

“Kita lakukan secara terjadwal. Selalu gresrut telusuri ke bawah,” Disisi lain, ia menuturkan, untuk target pajak tahun ini UPT PD Gunungputri di angka sebesar Rp347,7 miliar.

Dengan rincian, Pajak Bumi Bangunan (PBB) se­besar Rp173,9 miliar dan sebesar Rp173,8 miliar dari pajak Hotel, Restoran, Hiburan, Reklame, Gen­set, Parkir, Pajak Air Tanah, dan BPHTB.

Jumlah ini lebih besar dari UPT lainnya karena memang UPT PD Gunungputri merupakan peraih pajak tertinggi se-Kabupa­ten Bogor.  “Untuk saat ini atau per 31 Agustus 2018 kami sudah ber­hasil menaik pajak di angka 60 persen. Kami optimis di akhir tahun nanti bisa mencapai target dan Insya Allah tercapai,” ujarnya.(man/ din/b/rez)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here