METROPOLITAN – Pembangunan Ruang Kelas Baru (RKB) lantai dua SDN Ci­gudeg 3, Desa Cigudeg, Kecamatan Cigudeg, Kabupaten Bogor yang tengah dikerjakan kontraktor CV Adli Prima tiba–tiba ambruk sekitar pukul 11:30 WIB, kemarin. Parahnya, peristiwa itu terjadi saat puluhan siswa tengah mengikuti kegiatan belajar mengajar dalam ruang kelas.

Bangunan yang roboh itu menimpa dua murid, Nur (40) dan Sumi (38). Keduanya terluka di bagian punggung, kepala dan kaki. Akibatnya, korban harus dilarikan ke Puskesmas Cigudeg untuk mendapatkan pengobatan.

Sumi memaparkan, saat kejadian keduanya sedang duduk di bawah proyek pembangunan gedung yang dalam pengerjaan. “Kita sedang duduk di bawah karena nunggu anak saya belajar di kelas 2. Tiba-tiba dari atas reruntuhan tembok dan batu bata terjatuh dan menimpa kami berdua di bawah,” bebernya.

Senada dikatakan wali murid lainnya, Ipong (35). Setelah mendengar bunyi dinding tembok ambruk dari lantai 2, seluruh siswa berlarian. ”Ruang kelas rusak atapnya akibat tertimpa rerun­tuhan dinding yang ambruk dari atas lantai 2. Beruntung, saat kejadian tak ada korban jiwa,” ungkapnya.

Sementara itu, pelaksana proyek gedung, Udin (36), mengatakan, ke­jadian ini disebabkan kelalaian pe­kerjanya sendiri. Peristiwa ini berawal saat tukang memasang batu. Karena batu itu tersenggol dan terdorong ba­dannya, sehingga tembok yang sedang dikerjakan itu roboh. ”Ya, kami dari kontraktor dan pekerja lainnya mohon maaf. Ini kelalaian pekerja kami,” pin­tanya. Terpisah, Sekcam Cigudeg, Tirta Juawarta, menyesalkan peristiwa tersebut. “Kami akan panggil kontrak­tor untuk menjelaskan kejadian ini agar ke depan tak terulang,” tandasnya. (kmg/b/suf/py)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here