Ini Alasan Aan Triana Al Muharom Maju Di Pileg 2019 Perjuangkan Warga Desa Lewat Tangan Kebijakan

by -

 METROPOLITAN – Sebelas tahun Aan Triana Al Muharom bergelut di dunia politik. Selama perjalanannya, Aan banyak menemukan persoalan yang masih dihadapi masyarakat. Kini ia pun berencana mengikut bursa Pileg 2019 Kabupaten Bogor untuk memperjuangkan hak warga desa lewat tangan kebija­kan. Lantas hal seperti apa yang ingin dilakukannya? Berikut petikan wawancara Harian Metropolitan bersama Wakil Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Bogor:

Sejak kapan Anda aktif di dunia politik?

Aktif di dunia politik sejak 2007 dengan menjadi Wakil Sekretaris PK Kecama­tan Sukajaya Partai Golkar Kabupaten Bogor.

Kenapa memilih Partai Golkar?

Memilih Partai Golkar sebagai ken­daraan politik saya karena partai ini diisi oleh kader-kader yang penuh dengan ide dan gagasan. Tentunya, yang tak kalah penting Partai Golkar adalah partai yang besar karena sistem, bukan karena perorangan.

Lalu, apa yang melatarbelakangi Anda mau maju di Pileg 2019?

Berangkat dari sebuah keluarga yang dibesarkan di desa dan digembleng pendidikan umum dan pesantren, saya ingin mengabdikan diri melalui kemam­puan yang saya miliki. Terlebih saya berangkat dari daerah pemilihan yang memang berada di perbatasan Kabu­paten Bogor, yakni Dapil 5. Maka, Insya Allah dengan keyakinan dan dukungan dari keluarga besar, sahabat, hingga kerabat, saya yakin bisa memperjuang­kan hak warga desa di parlemen.

Apa gagasan yang Anda miliki se­bagai Bacaleg?

Menjadi anggota parlemen tentunya memiliki tiga fungsi yakni budgeting, legislasi, dan pengawasan. Dari ke­tiga elemen tersebut saya menging­inkan ada Undang-Undang atau pe­raturan yang pro terhadap masyarakat desa. Seperti contohnya, membuat program bersama pemerintah daerah terkait budaya gotongroyong yang mungkin saat ini mulai hilang ataupun siskamling yang nanti di anggarkan oleh pemerintah.

Apakah ada yang lain?

Kaitan daerah industri yang ada di Kabupaten Bogor. Saya akan memin­ta pemerintah membuat lembaga dibawah Dinas Ketenagakerjaan ber­koordinasi dengan BPTMPSP. Tujuan­nya, jika ada perusahaan atau pabrik membuka usahanya, harus mengam­bil tenaga kerja yang sudah di bina oleh pemerintah daerah lewat badan diklatnya sesuai dengan kemampuan masing-masing. Dan itu wajib, untuk itu saya akan memperkuat payung hukumnya di DPRD Kabupaten Bogor.

Bagaimana dengan pening­katan prestasi?

Pastinya ada dan saya sebagai insan otomotif akan merangkul semua elemen masyarakat yang cinta otomotif, terutama ka­langan muda untuk bersama-sama membangun oto­motif Kabupaten Bogor yang besar karena prestasi yang membanggakan.

Saya juga me­mohon doa dari seluruh masyarakat Kabupaten Bogor bahwa pada Oktober ini akan dilangsung­kan perhelatan olahraga se-Jawa Barat. Semoga kami sebagai tuan rumah bisa menjadi juara umum di dalam cabor balap motor yang akan dipertandingkan.

Terakhir, jika Anda dipercaya menjadi anggota legislatif hal pertama yang Anda lakukan se­perti apa?

Selama 100 hari kerja saya akan meng­evaluasi program yang sudah maupun belum berjalan di pemerintah daerah. Dan terutama memasukan aspirasi masyarakat desa khususnya di dapil 5 yang merupakan daerah dari mana saya berasal.(rez)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *