METROPOLITAN – Pemerin­tah Desa (Pemdes) Pasirdotong, Kecamatan Cidahu, Kabupaten Sukabumi, mendesak PT Tang Mas terus berperan aktif mem­beri kontribusi kepada masy­arakat, salah satu bentuk ke­pedulian sosial perusahaan terhadap masyarakat melalui program Corporate Social Re­sponsibility (CSR).

Masyarakat menilai kontri­busi peruhaan air tersebut tak sebanding dengan hasil yang telah diraup dari jutaan liter air yang diambil dari Kampung Cipanas desa tersebut untuk diproduksi. ”Sejak beroperasi hingga sekarang, kontribusi PT Tang Mas terhadap masyarakat Desa Pasirdoton kami nilai ti­dak ada,” ujar Pjs Kades Pasir­doton M Suparman saat ditemui Metropolitan di kantornya, Kamis (13/9).

Kontribusi perusahaan air tersebut banyak menuai per­tanyaan. Apalagi ketika ada pelaksanaan rapat desa, tidak sedikit penyampaian masy­arakat, jajaran pengurus BPD dan para tokoh masyarakat yang mempertanyakan kon­tribusi rutin perusahaan tersebut. ”Saat rapat penye­lesaian pembangunan kan­tor desa, kontribusi PT Tang Mas dipertanyakan banyak pihak, termasuk BPD,” kata Suparman.

”Memang kita akui bahwa Pemdes Pasirdoton sedang membutuhkan bantuan juga untuk menyelesaikan pembangunan kantor desa. Dan itu pun pemdes telah mengajukan proposalnya namun belum juga direalisasi,” terangnya.

Hal sama disampaikan Ketua BPD Pasirdoton Nova Adhal Muzaky yang menganggap ba­hwa kontribusi CSR perusa­haan air tersebut dianggapnya tidak ada secara rutin. Apalagi ketika dimohon membantu penyelesaian balai desa hing­ga kini belum mendapat ke­pastian.

”Kita telah mencoba beber­apa kalai mendatangi manaje­men PT Tang Mas, namun belum juga mendapat kepas­tian. Kami minta kejelasan kontribusi PT Tang Mas untuk pemerintah desa, terutama untuk menyelesaikan balai desa,” bebernya.

Sementara itu, Kepala Pabrik PT Tang Mas Marwan G dan Kepala HRD Maman saat dite­mui di tempat kerjanya, mem­benarkan bahwa sumber air perusahaan untuk produksi lokasinya berada di Desa Pa­sirdoton. Diakuinya bahwa kontribusi rutin yang diberikan perusahaan untuk kepenting­an masyarakat memang nilai­nya cukup kecil. ”Meskipun kecil tapi kontribusi kami ada untuk masyarakat. Bahkan pe­rusahaan kerap berkontribusi yang sifatnya temporer seper­ti perbaikan saluran air, dist­ribusi air bersih hingga kegia­tan lainnya,” papar Marwan. (hid/ade/mam/run)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here