METROPOLITAN – Berbagai bentuk sosialisasi dan kampanye telah dilakukan sejumlah tim sukses atau simpatisan pasangan calon presiden dan wakilnya jelang pemilihan presiden (Pilpres) 2019. Salah satu bentuk kampanye yang paling sering ditemui adalah melalui media sosial (medsos).

Polri akan terus mengaawasi aktivitas ini untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan. Karopenmas Divhumas Polri Brigjen Dedi Prasetyo mengatakan, tim dari Direktorat Siber Bareskrim dan Biro Multimedia Divisi Humas bakal terus mengawasi aktivitas di medsos. Hal tersebut untuk mengantisipasi dan jangan sampai ada bentuk kampanye yang berbau ujaran kebencian.

Tentunya, kinerja Polri tetap di bawah koordinasi Bawaslu karena tergabung dalam sentra Gakkumdu. “Nanti kalau ditemukan, Bawaslu melakukan assesment apakah itu bentuk pelanggaran pemilu atau tidak. Dari situ dinilai, oh itu suatu perbuatan melawan hukum. Kalau benar kami akan proses,” kata Dedi.

Terlebih, Polri dan Bawaslu telah meneken nota kesepahaman terkait pengawasan kampanye di media sosial. “Tak hanya dengan Bawaslu, kami akan lakukan rapat secara terpadu dengan TNI, KPU, Kemenkumham dan Kemenkopolhukam,” tegasnya. (jpnn/sal)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here